PDI Perjuangan Turunkan Relawan Medis, Ambulance, Obat dan Vitamin ke 8 Lokasi Bencana Hidrometeorologi Sumbar

2 weeks ago 19

Exhibition Scoopy x Kuromi - Klikpositif

PADANG, KLIKPOSITIF — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri tugaskan dr Ribka Tjibtaning (Ketua DPP Bidang Kesehatan), memimpin relawan kesehatan partai berlambangkan moncong putih itu ke daerah terdampak bencana hidrometeorologi Sumatera.

“Saya ucapkan, selamat bertugas dan mendoakan semoga Allah mudahkan selama menjalankan misi kemanusiaan di Ranah Minang,” ungkap Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman, Sabtu siang.

Harapan itu disampaikan anggota DPR RI Dapil Sumbar I itu, saat pelepasan Relawan Kesehatan DPP PDI Perjuangan oleh dr Ribka Tjiptaning, menuju wilayah terdampak banjir dan longsor Sumatera Barat, di Rumah Aspirasi Alex Indra Lukman, Kawasan Ulak Karang, Padang.

Tim yang ditugaskan ke tiga provinsi terdampak bencana Sumatera itu, sampai di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu pagi setelah sebagiannya melakukan perjalanan darat dari Jakarta.

Saat apel kesiapan jelang bertugas ke daerah terdampak bencana di Sumbar, dr Ribka Tjiptaning tampak didampingi Wakil Sekretaris DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu serta Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padang yang juga anggota DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman serta pengurus dan kader lainnya.

Personel yang diterjunkan dalam misi kemanusiaan ini di Sumbar, terdiri dari 10 orang perawat dan 6 orang dokter. Dimana, lima orang di antaranya merupakan dokter diaspora (alumnus dan bekerja di luar negeri).

Selain itu, juga dikerahkan 8 unit ambulance guna mendukung pelaksanaan pelayanan medis pada para penyintas bencana di 8 kabupaten/kota di Sumbar.

Rinciannya, sebanyak 3 unit ambulance akan melayani warga terdampak bencana di Kabupaten Agam dan Pasbar. Kemudian, 1 unit ambulance bertugas ke daerah Malalo di Kabupaten Tanah Datar serta Solok.

Selanjutnya, 1 unit ambulance akan melayani korban banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan. Lalu, 1 unit ambulance ke Siberut di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Terakhir, 2 unit ambulance akan bertugas melayani penyintas bencana di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.

“Pada setiap pembagian wilayah tugas ini, akan ditempatkan seorang dokter, perawat, driver dan co-driver. Juga didukung sejumlah obat-obatan dan vitamin yang diperkirakan akan diperlukan saudara kita yang jadi korban bencana,” ungkap Alex.

Dikesempatan itu, Alex berterima kasih pada para dokter, perawat, tim ambulance serta semua pihak yang terlibat yang ikut terjun langsung membantu saudara-saudara yang tengah dilanda musibah.

“Selama bertugas di lokasi bencana, tetaplah waspada terutama di saat hujan lebat di bagian hulu sungai. Potensi banjir disertai longsor susulan masih tinggi, sebagaimana terjadi Maninjau (Agam), Batu Busuak (Padang) dan daerah lainnya,” ungkap Alex sembari mengutip prinsip PDI Perjuangan, ‘Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat.’

*Perintah Ibu Mega*

Dikatakan dr Ribka Tjiptaning saat pelepasan di halaman Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tanggal 29 Desember 2025, relawan medis ini berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Daerah Istimewa Jakarta (DIJ), Banten dan Lampung.

“Tugas ini bukan sehari dua hari, tapi sampai kondisi rakyat di lokasi bencana benar-benar pulih,” ungkapnya.
“Bahkan, Ibu Mega meminta sampai akhir Februari atau awal Maret 2026, sampai kondisi masyarakat benar-benar terkondusifkan,” tegas dr Ribka saat apel pelepasan relawan misi kemanusiaan.

Dia menegaskan, di saat rakyat kesusahan sebagaimana terjadi saat bencana ini, negara dan partai harus hadir paling depan.

“Relawan ini, sudah siap untuk berpanas hujan di tengah lokasi bencana, bahkan untuk tidak mandi satu minggu. Juga siap untuk menahan lapar,” tambah anggota DPR RI 2019-2024 ini.

Dikatakan dr Ribka, misi kemanusiaan PDI Perjuangan ke Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat ini, didukung 30 unit ambulance, 30 dokter, 60 paramedis, 60 relawan Baguna dan Tim Kesehatan PDI Perjuangan.

PDI Perjuangan, tambah dia, menerjunkan relawan kemanusiaan ini tidak hanya di masa pemulihan. Sebagian dari paramedis ini, sudah bertugas di masa tanggap darurat, yakni sejak tanggal 5 Desember 2025 lalu di Aceh.

“Selama di lapangan, jaga soliditas dan nama baik partai. Yang tak kalah penting, menjaga kesehatan diri sendiri,” terangnya.

Sebelumnya, DPP DPI Perjuangan juga menugaskan mantan Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini bersama Ganjar Pranowo (calon presiden Pemilu 2024 yang juga mantan gubernur Jawa Tengah), untuk turun langsung ke daerah terdampak bencana di Sumbar. (*)

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news