PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus mengakselerasi pemulihan sektor pertanian pascabencana dengan menyiapkan agenda penanaman padi serentak di wilayah terdampak. Program ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah bersama pemerintah pusat untuk mengembalikan produktivitas lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi.
Persiapan penanaman padi serentak tersebut dibahas dalam rapat bersama antara Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar dengan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI, serta sejumlah pihak terkait. Rapat ini membahas secara khusus penentuan titik lokasi dan kesiapan teknis pelaksanaan penanaman padi serentak yang akan digelar di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Penanaman padi serentak ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dari Provinsi Aceh. Sementara itu, untuk Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat, kegiatan akan diikuti secara daring melalui sambungan zoom, Jumat (9/1/2026).
Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Dhani Gartina, dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah membentuk tim gerak cepat guna memastikan pemulihan lahan pertanian pascabencana berjalan optimal dan menyeluruh.
“Pemulihan tidak hanya sebatas perbaikan fisik, tetapi dilakukan secara komprehensif. Mulai dari rekonstruksi sawah yang hilang atau rusak akibat bencana, pemberian bantuan benih dan alat mesin pertanian (alsintan), hingga penanaman ulang. Setelah itu, lahan akan dipastikan benar-benar siap untuk diserahterimakan kembali kepada para petani pemiliknya,” ujar Dhani.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi masyarakat petani, sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan nasional, khususnya di daerah yang sebelumnya terdampak bencana alam.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar, Afniwirman, menjelaskan bahwa penanaman padi serentak di Sumatera Barat direncanakan akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan ini akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, instansi teknis, hingga kelompok tani setempat.
“Untuk lokasi pelaksanaan di Sumatera Barat, saat ini direncanakan akan dipusatkan di Kabupaten Solok. Daerah ini dipilih karena memiliki potensi lahan sawah yang cukup luas sekaligus menjadi salah satu wilayah yang terdampak bencana,” kata Afniwirman.
Ia menambahkan, penanaman padi serentak ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum kebangkitan sektor pertanian Sumbar pascabencana. Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan produktivitas pertanian dapat segera pulih dan kesejahteraan petani kembali meningkat.
Dengan agenda penanaman padi serentak ini, Pemprov Sumbar optimistis pemulihan sektor pertanian dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai salah satu lumbung pangan penting di wilayah barat Indonesia.

20 hours ago
6
















































