PSIM Jogja Siapkan Tujuh Uji Coba Demi Hadapi Super League

2 hours ago 2

PSIM Jogja Siapkan Tujuh Uji Coba Demi Hadapi Super League

Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar saat diwawancara awak media di Wisma PSIM, Baciro, Jogja, pada Selasa (21/7/2026). - Harian Jogja-Ariq Fajar Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menyusun agenda persiapan secara serius untuk menyambut kompetisi Super League 2026/2027. Salah satu fokus utama yang disiapkan manajemen adalah menggelar enam hingga tujuh pertandingan uji coba selama Agustus sebagai sarana mengukur perkembangan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

Seluruh laga pemanasan tersebut direncanakan berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta. Keputusan itu diambil setelah manajemen melakukan evaluasi terhadap sejumlah opsi, termasuk kemungkinan menjalani pertandingan tandang.

Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar, menjelaskan bahwa klub memilih memaksimalkan persiapan di kandang sendiri agar program latihan dan evaluasi tim dapat berjalan lebih efektif.

"Sejauh ini memang kita fokus di Jogja. Jadi memang akan ada laga enam sampai tujuh, dan kita memaksimalkan tim-tim yang bermain di sini," ujar Iksan, Rabu (22/7/2026).

Menurut dia, PSIM juga sedang menjajaki kemungkinan menghadapi sejumlah klub peserta Super League yang menjalani pemusatan latihan di wilayah DIY maupun daerah sekitar seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Komunikasi dengan beberapa klub masih berlangsung. Manajemen masih menunggu kepastian jadwal kompetisi yang akan dirilis operator liga sebelum memfinalisasi seluruh agenda pertandingan uji coba.

"Ada beberapa tim yang TC di sekitar Jawa Timur dan Jawa Tengah, mereka bersedia bermain di sini. Jadi sekarang sedang kita jajaki dan rencananya semua laga uji coba dimainkan di Jogja," katanya.

PSIM tidak ingin sekadar mencari lawan tanding. Tim pelatih bersama manajemen telah menyusun tahapan pertandingan secara bertingkat agar pemain mendapatkan tantangan yang meningkat dari waktu ke waktu.

Konsep tersebut diibaratkan seperti anak tangga. Pada tahap awal, PSIM berencana menghadapi tim dari Liga Nusantara. Setelah itu, level lawan akan meningkat dengan menghadapi klub Championship sebelum beruji kemampuan melawan tim Liga 1 dan peserta Super League.

"Akan seperti anak tangga dalam proses exhibition game. Mulai mungkin dari Liga Nusantara, Championship, habis itu Liga 1, terus Super League," ujar Iksan.

Strategi tersebut dipilih agar perkembangan permainan tim dapat dipantau secara bertahap. Selain itu, pelatih juga dapat mengevaluasi efektivitas taktik serta kesiapan fisik pemain menghadapi lawan dengan kualitas yang berbeda.

Saat ini skuad PSIM telah kembali berlatih sejak Senin (20/7/2026). Sebanyak 21 pemain mengikuti sesi latihan perdana sebagai awal persiapan menuju musim baru.

Sepanjang Juli, fokus tim masih diarahkan pada pemulihan kondisi fisik setelah masa libur kompetisi. Selain itu, tim pelatih juga mulai membangun kembali aspek mental dan taktik sebagai fondasi menghadapi persaingan musim depan.

Memasuki Agustus, intensitas persiapan akan meningkat. Uji coba dijadwalkan berlangsung hampir setiap pekan sehingga pemain dapat memperoleh menit bermain yang cukup sebelum kompetisi dimulai.

"Di bulan Agustus kita full. Setiap pekan akan ada satu laga uji coba, lalu menjelang launching kita coba simulasi seperti league match, bermain dua kali dalam sepekan," kata Iksan.

Menariknya, hingga kini belum ada rencana PSIM menjalani laga uji coba melawan sesama klub DIY. Termasuk kemungkinan menghadapi PSS Sleman yang sejauh ini belum masuk dalam agenda kedua tim.

"Kalau sesama tim di DIY enggak ada. Sejauh ini juga tidak ada pendekatan dari mereka untuk melakukan exhibition game dengan kita," ujarnya.

Sebagian besar pertandingan uji coba diproyeksikan berlangsung tertutup. Namun manajemen masih membuka peluang bagi suporter maupun media untuk menyaksikan beberapa laga tertentu apabila mendapatkan persetujuan dari tim pelatih.

Dengan rangkaian uji coba yang disusun berjenjang tersebut, PSIM berharap dapat membangun skuad yang semakin solid dan kompetitif. Agenda sepanjang Agustus akan menjadi tolok ukur penting bagi Laskar Mataram untuk mengetahui sejauh mana kesiapan mereka sebelum bersaing di Super League 2026/2027.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news