PT Menara Agung Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Padang Laweh Malalo

6 days ago 10

TARUNA - hayati

PADANG, KLIKPOSITIF – PT Menara Agung kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana alam dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak di Nagari Padang Laweh Malalo, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (10/1).

Bantuan yang disalurkan berupa 50 paket peralatan ibadah, serta galon air dan pipa yang akan digunakan untuk perbaikan saluran irigasi warga. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh tim PT Menara Agung bersama rekan media dan blogger.

“Bagi masyarakat korban bencana, bantuan ini menjadi penguat di tengah kondisi kehidupan yang masih belum pulih. Pasca bencana, warga masih menghadapi ketidakpastian, terutama terkait program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon), serta masa depan ekonomi mereka,” kata Walinagari Padang Laweh Malalo, Akhiyari.

Ia berharap pemerintah segera memberikan kejelasan mengenai langkah pemulihan, khususnya terkait realisasi hunian tetap (huntap). “Selain itu, hingga saat ini, bantuan dana dari pemerintah belum diterima warga walaupun data warga sudah diberikan kepada pemerintah,” jelasnya.

Meski demikian, data korban serta lokasi untuk pembangunan hunian sementara (huntara) telah disiapkan dan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Namun, hingga kini pembangunan huntara masih belum terealisasi dan warga masih menunggu kepastian.

Akibat bencana, sekitar 500 jiwa terpaksa mengungsi ke Batu Taba. Warga korban pun menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Batu Taba yang telah menerima dan membantu para pengungsi selama masa sulit tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada warga Batu Taba yang telah bersedia menerima kami mengungsi saat terjadi bencana,” ujarnya.

Akhiyari juga mengucapkan terima kasih juga disampaikan kepada PT Menara Agung atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat dibutuhkan dan membantu meringankan beban masyarakat korban bencana.

“Kami sangat berterima kasih kepada Menara Agung. Bantuan ini benar-benar bermanfaat dan sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Dampak bencana di Jorong Tanjung Sawah terbilang sangat parah. Sebanyak 11 rumah dilaporkan hanyut tanpa bekas, sementara sekitar 10 rumah lainnya mengalami rusak berat sehingga tidak lagi layak huni. Saat ini, para korban terpaksa tinggal sementara di rumah keluarga dan warga sekitar.

Dari sisi ekonomi, kondisi masyarakat juga sangat memprihatinkan. Mayoritas warga yang bekerja sebagai petani dan nelayan kehilangan sumber penghidupan. “Sawah, ladang, dan kebun rusak total dan tidak bisa dimanfaatkan, sementara nelayan kehilangan perahu dan alat tangkap,” paparnya.

“Semua alat ekonomi warga hilang. Untuk ke depan, masih harus dipikirkan bagaimana kelanjutan usaha dan penghidupan masyarakat,” ujarnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news