Tahun Pertama Annisa-Leli, Survei Polstra Ungkap Tingkat Kepuasan Publik Capai 75,6 Persen

21 hours ago 4

TARUNA - hayati

KLIKPOSITIF- Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Tesha Dwi Putri, menilai pemerintahan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni memiliki legitimasi politik yang kuat pada tahun pertama kepemimpinannya.

Penilaian tersebut tercermin dari tingginya tingkat kepuasan publik yang mencapai 75,6 persen, sebagaimana tercatat dalam survei yang dilakukan Polstra Research & Consulting.

“Dalam kajian politik lokal, tingkat kepuasan publik di atas 70 persen umumnya mencerminkan kombinasi keberhasilan kebijakan, efektivitas komunikasi publik, serta citra personal pemimpin yang positif,” ungkap Tesha, Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, capaian itu menjadi bukti bahwa kepemimpinan perempuan Annisa-Leli diterima secara luas oleh masyarakat Dharmasraya, sekaligus mematahkan anggapan lama bahwa kepemimpinan perempuan masih menghadapi resistensi di politik lokal Sumatera Barat.

Survei Polstra Research & Consulting bertajuk Pandangan Masyarakat Dharmasraya terhadap Kinerja Tahun Pertama Pemerintahan Annisa-Leli mencatat, selain 75,6 persen responden yang menyatakan puas, terdapat 11,2 persen responden yang tidak puas, serta 13,2 persen lainnya menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Penelitian ini dilaksanakan pada periode 23 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 dengan melibatkan 400 responden warga Dharmasraya yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Survei ini memiliki margin of error 4,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, menggunakan metode multistage random sampling. Pengendalian kualitas data dilakukan melalui spotcheck lapangan dan phonecheck ulang.

Direktur Eksekutif Polstra Research & Consulting, Yovaldri Riki, menyebut hasil survei tersebut menunjukkan kuatnya penerimaan publik terhadap pemerintahan Annisa-Leli pada tahun pertama.
“Angka ini menandakan masyarakat tidak hanya menerima, tetapi juga merasakan langsung kinerja pemerintahan Annisa–Leli dalam kehidupan sehari-hari,” terang Yovaldri.

Ia menambahkan, survei ini memiliki nilai historis tersendiri di Dharmasraya, bahkan Sumatera Barat untuk pertama kalinya dipimpin oleh duet kepala daerah perempuan yang dipilih langsung oleh rakyat.

Tingginya kepuasan publik tersebut, lanjut Yovaldri, dipengaruhi oleh penilaian masyarakat bahwa roda pemerintahan berjalan dengan baik dan dampaknya dirasakan nyata. Kedekatan Bupati Annisa dengan masyarakat menjadi faktor dominan yang diapresiasi responden, terutama karena dinilai sering turun langsung ke lapangan, responsif terhadap persoalan warga, serta memberi perhatian pada perbaikan infrastruktur dasar.

Dalam penilaian terhadap program unggulan, Program Pembinaan dan Penyelenggaraan Event Olahraga Antar Kampung menjadi program dengan tingkat keberhasilan tertinggi. Lebih dari sembilan dari sepuluh responden menilai program ini berhasil karena mampu memperkuat solidaritas sosial dan membangun kebersamaan antarwilayah.

Selain itu, program peningkatan kesejahteraan guru, kader posyandu, dan aparatur sipil negara juga memperoleh apresiasi luas. Mayoritas responden menilai program-program tersebut berhasil dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Berbagai program lainnya, seperti pendidikan gratis bagi pelajar, beasiswa hafidz Al-Qur’an hingga jenjang S3, pelayanan kesehatan gratis dan rutin bagi lansia melalui kunjungan ke rumah, serta pembangunan pusat kegiatan olahraga dan edukasi juga dinilai berhasil oleh lebih dari 60 persen responden.

Meski demikian, survei ini juga mencatat sejumlah program yang dinilai belum optimal. Program pengembangan pusat ekonomi kreatif, pembangunan infrastruktur pariwisata, bantuan langsung tunai bagi ibu hamil untuk pencegahan stunting, serta pembangunan pusat ekonomi digital masih dinilai berhasil oleh kurang dari 55 persen responden.

Tesha menilai, kelompok masyarakat yang belum puas tersebut perlu dibaca sebagai alarm evaluasi, khususnya pada sektor ekonomi dan infrastruktur strategis.
“Hal ini penting agar pemerintahan Annisa-Leli dapat memperluas dampak kebijakan sekaligus menjaga stabilitas dukungan politik ke depan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, survei Polstra menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan Annisa-Leli tidak hanya diterima, tetapi juga dinilai memuaskan oleh mayoritas masyarakat Dharmasraya pada tahun pertama pemerintahan.

Capaian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan di Sumatera Barat bukan sekadar simbol representasi gender, melainkan kepemimpinan substantif yang mampu membangun kepercayaan publik dan memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news