Suasana Kafe TaoBun, (Dok: Sinta KabarMakassar).KabarMakassar.com — Di tengah maraknya kafe di Kota Makassar, TaoBun hadir sebagai ruang santai yang memadukan roti, kopi, dan suasana nongkrong yang hangat.
Berdiri sejak 2020, TaoBun berangkat dari konsep sederhana TaoBun Express dengan menu roti selai srikaya, sebelum berkembang menjadi kedai yang kini ramai dikunjungi pelanggan setianya, Sobat TaoBun.
Brand Manager TaoBun, Muhammad Abdillah, mengatakan TaoBun tumbuh secara alami dari dapur yang sudah lebih dulu memiliki peminat.
“TaoBun ini brand yang lahir dari produk. Dari roti dulu, baru berkembang ke ruang dan konsep. Jadi pertumbuhannya organik,” ujarnya, Kamis (22/01).
Mengusung tagline Roti Semua Generasi, TaoBun menyasar pengunjung lintas usia. Pola kunjungan pun cukup beragam.
“Segmentasinya beragam, dari gen z dan milenials, pekerja dan mahasiswa. Biasanya segmen olahraga di pagi hari, wfc siang hari sampai sore, malam mayoritas hangout selepas kerja atau kuliah” kata Abdillah.
TaoBun sendiri buka mulai pukul 07.00 pagi hingga 00.00 malam, sehingga bisa menjadi tempat singgah dari sarapan hingga nongkrong larut.
Dari sisi suasana, TaoBun cabang kedua di Jalan Pendidikan menampilkan interior kayu bernuansa hangat dengan area bar yang dilengkapi mesin espresso, grinder kopi, serta peralatan seduh profesional.
Sudut-sudut ruang dirancang estetik dan nyaman untuk bekerja, membaca, atau sekadar bersantai. Area luar ruang bernuansa hijau juga disiapkan bagi pengunjung yang ingin suasana lebih santai.
Konsep kearifan lokal menjadi ciri kuat TaoBun. Seluruh proses pembangunan melibatkan tukang lokal Bugis Makassar.
“Dari awal memang disepakati, semua tukang itu lokal. Secara arsitektural kita angkat lokalitas dan sustainable dalam pendekatan arsitektur,” jelas Abdillah.
Saat ini, TaoBun telah memiliki tiga outlet dengan konsep berbeda di setiap lokasi. Outlet pertama berada di kawasan Kamboja, sementara ekspansi berikutnya direncanakan buka di wilayah timur Kota Makassar pada akhir Maret.
“Setiap outlet beda konsep, tapi ruh TaoBun tetap sama,” ujarnya.
Dalam hal promosi, TaoBun fokus membangun branding melalui media sosial sekaligus menjalin komunikasi dengan media.
“Kalau event, biasanya kami buat sendiri,” singkat Abdillah.
Soal menu, TaoBun juga menyasar pasar luas dengan harga ramah di kantong. Menu ditawarkan mulai dari harga Rp6 ribu, sedang menu terdapat aneka roti, ricebowl, Indomie, kopi, milk-based drinks, hingga teh. Menjamurnya kafe di Makassar pun tak dianggap sebagai kompetitor, justru menjadi semangat tersendiri bagi TaoBun.
“Semakin banyak kafe, justru ekonomi makin hidup. Itu hal yang positif,” tutup Abdillah.
Konsep taobun outlet kedua di jalan raya pendidikan juga mendapatkan penghargaan Seoul Design Award 2025
















































