Ketua DPC Partai Hanura Kota Makassar, Irmawati Sila, (Dok: Sinta KabarMakassar).KabarMakassar.com — Ketua DPC Partai Hanura Kota Makassar, Irmawati Sila, menegaskan komitmennya untuk membenahi struktur kepengurusan partai sebagai langkah awal menuju target politik jangka menengah dan panjang, termasuk membentuk satu fraksi penuh di DPRD Kota Makassar.
Irmawati menyatakan, fokus utama kepengurusannya saat ini adalah melengkapi dan memperkuat struktur DPC hingga ke tingkat bawah. Menurutnya, fondasi organisasi yang solid menjadi kunci untuk menghadapi tahapan penting partai ke depan.
“Insyaallah amanah partai ini akan saya jalankan dengan sangat baik. Target awal tentu struktur dulu, kepengurusan yang harus dilengkapi dan diperbaiki,” kata Irmawati, Selasa (27/01).
Selain pembenahan internal, ia menekankan pentingnya regenerasi dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi kalangan muda untuk terlibat dalam kepengurusan partai di Kota Makassar.
“Kami juga berharap pemuda-pemuda bisa direkrut menjadi pengurus DPC. Anak muda harus diberi ruang karena mereka adalah kekuatan politik ke depan,” ujarnya.
Penguatan struktur, Irmawati mengaku akan aktif mencari figur-figur potensial dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga tokoh perempuan. Ia menilai kolaborasi lintas elemen menjadi syarat mutlak untuk membesarkan partai.
“Saya mencari figur ketokohan, baik tokoh masyarakat, pemuda, maupun perempuan. Dan tentu saya butuh kolaborasi semua pihak. Di Makassar ini bukan hanya Hanura yang ada, tapi banyak partai. Kita harus berjalan dengan politik yang santun dan beretika,” tegasnya.
Irmawati juga menekankan bahwa Hanura ke depan harus lebih hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial. Ia menilai, keterlibatan langsung dalam aktivitas kemasyarakatan merupakan sarana efektif membangun kedekatan dengan warga.
“Ketika ada kegiatan-kegiatan sosial, Hanura harus ikut terlibat. Itu yang selama ini jarang terlihat dan akan kita perbaiki,” katanya.
Terkait agenda kelembagaan partai, Irmawati menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi verifikasi partai politik pada 2027. Ia optimistis, dengan struktur yang kuat dan kepengurusan yang rapi, Hanura Makassar mampu melewati tahapan tersebut dengan baik.
“Dengan kepengurusan dan struktur yang kuat, insyaallah kita bisa melewati verifikasi 2027. Setelah itu, tentu persiapan menuju Pemilu 2029 akan kita lakukan secara matang,” ujarnya.
Ia menegaskan akan fokus membangun partai dari dalam tanpa terjebak pada dinamika partai lain. Menurutnya, konsentrasi penuh pada penguatan internal menjadi strategi utama Hanura Makassar.
“Saya fokus di rumah saya, di partai saya. Bagaimana membangun Hanura ini dengan target dan harapan yang pernah kita capai sebelumnya,” kata Irmawati.
Irmawati mengingatkan bahwa Hanura Makassar pernah memiliki empat hingga lima kursi di DPRD, sebelum mengalami penurunan. Dengan kepengurusan baru, ia berharap capaian tersebut dapat diraih kembali.
“Harapannya tentu satu fraksi. Itu target yang harus dibarengi dengan penguatan struktur dan strategi politik,” ucapnya.
Dalam aspek keterwakilan perempuan, Irmawati menegaskan komitmen Hanura Makassar memenuhi kuota minimal 30 persen. Ia juga mendorong program-program konkret yang menyentuh kebutuhan perempuan.
“Perempuan Hanura itu ada. Kami tetap ikut dalam kegiatan-kegiatan keperempuanan. Bahkan untuk ibu-ibu yang ingin bergabung, kami siapkan program papsmear gratis bekerja sama dengan Siloam,” jelasnya.
Untuk pemberdayaan, Irmawati memilih pendekatan akar rumput dengan memperkuat basis masyarakat bawah dan UMKM. Ia juga menargetkan keterlibatan Generasi Z minimal 30 persen, mengingat peran strategis mereka dalam Pemilu 2029.
“Gen Z ini yang akan mendominasi pemilih ke depan. Karena itu mereka harus dilibatkan sejak sekarang,” pungkasnya.
















































