Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Pesawat ATR Melalui Darat dan Udara

16 hours ago 5
Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Pesawat ATR Melalui Darat dan UdaraArf Anwar menyampaikan kondisi terkini di kantor basarnas (Foto : Dwiki Luckianto Septiawan KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Operasi pencarian pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di wilayah Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, diperkuat melalui kombinasi pencarian darat dan udara. Tim SAR gabungan membagi kekuatan personel untuk menjangkau medan pegunungan Gunung Bulu Saraung yang curam, tertutup vegetasi lebat, dan sulit diakses.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menjelaskan pencarian darat difokuskan pada jalur menuju Pos 3 jalur pendakian, lokasi temuan awal berupa serpihan dan kertas. Tim bergerak dari Desa Tompobulu menuju puncak dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam. Posko SAR gabungan juga telah didirikan untuk mempercepat pergerakan personel.

“Untuk pencarian darat, tim bergerak dari Tompobulu menuju puncak. Malam ini juga telah didirikan posko SAR gabungan untuk mempercepat pergerakan personel,” ujar Andi Sultan, Sabtu (17/1).

Selain jalur darat, pencarian udara dilakukan untuk memperluas jangkauan. TNI Angkatan Udara menurunkan helikopter Caracal untuk memantau area yang sulit dijangkau tim darat. Helikopter ini sebelumnya sempat mendeteksi titik api di kawasan Gunung Bulu Saraung, namun temuan tersebut masih harus diverifikasi.

Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan, “Helikopter Caracal melakukan pemantauan, namun hasilnya masih perlu cross check karena cuaca dan awan cukup mengganggu pandangan.”

Helikopter H-630 juga disiapkan untuk mempercepat pencarian dan evakuasi korban, jika kondisi cuaca memungkinkan. Seluruh korban, baik selamat maupun meninggal dunia, rencananya dievakuasi ke Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin sebelum dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Dody Sardjoto di Mandai, Maros.

“Jika cuaca memungkinkan, evakuasi akan kami lakukan lewat udara. Namun jika tidak memungkinkan, jalur darat tetap menjadi opsi utama,” tambah Andi Sultan.

Meski pencarian udara pada Sabtu sore terkendala cuaca berawan dan jarak pandang terbatas, operasi SAR tetap berjalan intensif. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AD, TNI AU, Polri, serta unsur terkait, terus menyisir kawasan Gunung Bulu Saraung. Fokus utama operasi tetap pada penemuan lokasi pesawat dan korban, dengan memperhatikan keselamatan personel di lapangan.

Operasi SAR ini akan terus berlanjut, dengan kombinasi pencarian darat dan udara yang diperkuat, menunggu perkembangan informasi terbaru di lapangan.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news