KLIKPOSITIF- Yayasan Pendidikan Murni Padang melaksanakan kegiatan Implementasi Pelatihan AI Ready ASEAN secara luring (offline) sebagai upaya membekali tenaga pendidik dengan literasi dan kompetensi dasar kecerdasan artifisial (AI).
Kegiatan ini berlangsung, Sabtu (13/12/2025) lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program AI Ready ASEAN, kelanjutan kemitraan ASEAN Foundation dan Google.org yang dilaksanakan di 10 negara anggota ASEAN.
AI Ready ASEAN bertujuan mempersiapkan masyarakat menghadapi perkembangan pesat teknologi AI dengan target memberdayakan lebih dari 5,5 juta warga ASEAN. Di Indonesia, program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan sejumlah Learning Implementation Partner (LIP), di antaranya Mafindo, Ruangguru, Kaizen, Coding Bee, dan Bebras.
Pelatihan ini menyasar siswa dan mahasiswa, guru, serta orang tua. Kurikulum AI Ready ASEAN dirancang untuk membangun literasi dan kompetensi fundamental AI bagi empat kelompok sasaran, yakni pemuda, orang tua, pendidik, dan master trainer. Materi pelatihan mencakup empat kategori utama, yaitu Dasar AI, Penggunaan dan Implementasi AI, Etika, Privasi dan Keamanan AI, serta Mengajar Tentang AI. Selain itu, peserta juga mendapatkan akses ke Learning Management System (LMS) melalui platform institute.mafindo.or.id yang memungkinkan pembelajaran berkelanjutan secara fleksibel.
Program AI Ready ASEAN di Indonesia dilaksanakan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) dengan dukungan ASEAN Foundation. Program ini menjadi inisiatif strategis untuk memberikan pelatihan dasar AI kepada siswa, mahasiswa, guru, dan orang tua di berbagai wilayah kerja Mafindo, bekerja sama dengan institusi pendidikan serta komunitas lainnya.
Kegiatan di Padang ini, berlangsung lancar dan diikuti oleh para guru dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pelatihan secara penuh sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan pendampingan langsung dari trainer, Angelique Maria Cuaca.
Wakil Yayasan Pendidikan Murni Padang, Edward Ferry Gani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dunia pendidikan saat ini tengah memasuki fase transformasi digital. Ia menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung proses tersebut, salah satunya dengan penyediaan Chromebook bagi setiap siswa. “Kami berharap materi pelatihan ini dapat membantu para guru dalam mendampingi dan mengajar siswa di tengah transformasi digital yang sedang berlangsung,” terangnya.
Sementara itu, Koordinator Mafindo Wilayah Padang, Fenni Mardian, menekankan pentingnya pelatihan AI Ready ASEAN bagi para guru. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membekali siswa dengan literasi digital di tengah derasnya arus informasi. “Melalui kegiatan ini, diharapkan guru tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, tetapi juga membimbing siswa agar lebih kritis, cakap, dan bijak dalam menggunakan media digital,” ujarnya.

1 month ago
29

















































