Appi Geram Temukan Ruang OPD Kosong dan Tak Terawat di Balai Kota

2 months ago 52
Appi Geram Temukan Ruang OPD Kosong dan Tak Terawat di Balai KotaWali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat Sidak (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Balai Kota Makassar, Selasa (16/12).

Sidak dilakukan dengan menyisir langsung lantai demi lantai, mulai dari lantai satu hingga lantai 11, untuk memastikan disiplin aparatur, pemanfaatan ruang kerja, serta kualitas pelayanan publik berjalan optimal.

Sidak dimulai dari lantai 2. Saat memasuki ruangan Protokol, Appi mendapati kondisi ruangan kosong tanpa satu pun pegawai. Situasi tersebut membuatnya heran hingga melontarkan pertanyaan, “Di mana semua orang?” Namun, pertanyaan itu tak terjawab karena ruangan benar-benar kosong. Belakangan diketahui, seluruh staf sedang pergi melayat.

Dari lantai 2, Appi melanjutkan peninjauan ke lantai 4 dengan menyambangi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), kemudian menuju Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB). Di ruangan DPPKB, suasana sidak terlihat lebih cair.

Usai mengecek aktivitas pelayanan, Appi sempat melontarkan candaan kepada sejumlah staf yang berkumpul, menyamakan mereka dengan “ikan mairo”.

Peninjauan berlanjut ke lantai 5 dengan menyambangi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanahan, lalu ke lantai 6 untuk mengecek Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) serta Dinas Perpustakaan. Di lantai 7, Appi kembali memastikan aktivitas kerja di Dinas Koperasi berjalan sebagaimana mestinya. Di setiap lantai, ia mencermati kehadiran pegawai dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan.

Memasuki lantai 8, Wali Kota mendapati ruangan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dalam kondisi relatif sepi. Meski masih terdapat beberapa staf, kepala dinas tidak terlihat berada di tempat karena tengah mengikuti agenda lain. Kondisi ini kembali menjadi catatan dalam sidak tersebut.

Sidak kemudian dilanjutkan dengan cara berbeda. Tanpa menggunakan lift, Munafri memilih menaiki tangga manual menuju lantai 9 untuk meninjau War Room Center Pemkot Makassar, termasuk sejumlah ruangan yang masih dalam proses perbaikan. Peninjauan dilanjutkan ke lantai 10 dan lantai 11.

Di lantai paling atas Balai Kota, Appi kembali menunjukkan raut kecewa. Ia menemukan ruangan yang kondisinya menyerupai gudang, tidak tertata, serta dipenuhi kursi dan meja bekas. Menurutnya, kondisi tersebut tidak mencerminkan tata kelola perkantoran yang baik.

Ia pun langsung menginstruksikan agar ruangan tersebut segera dibersihkan, dibenahi, dan dimanfaatkan kembali sebagai ruang aktivitas yang menunjang pelayanan kepada masyarakat.

Sidak tersebut, kata Appi, merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam memastikan disiplin kerja aparatur, optimalisasi pemanfaatan ruang kantor, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh OPD lingkup Pemkot Makassar.

“Hari ini saya berkeliling ruangan SKPD di Kantor Balai Kota untuk memastikan bahwa ruang-ruang OPD benar-benar bisa digunakan bekerja dengan nyaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi ruang kerja yang dinilai cukup padat, sehingga perlu dipastikan tetap layak dan mendukung kinerja pegawai, terutama di tengah kondisi musim hujan.

“Ada ruang yang memang cukup padat. Apalagi di musim hujan seperti ini, kita perlu memastikan bagaimana pelayanan itu tetap berjalan,” jelasnya.

Appi menegaskan, meskipun keterbatasan ruang menjadi tantangan, seluruh staf dan pegawai OPD tetap wajib menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat sebagaimana mestinya.

“Kita harapkan seluruh staf SKPD tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa dan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai tupoksinya,” tegasnya.

Namun demikian, ia mengakui masih menemukan sejumlah ruangan OPD yang kosong tanpa kehadiran staf. Kondisi tersebut dinilainya berpotensi mengganggu pelayanan publik dan tidak boleh terus berulang.

“Tadi kita melihat ada OPD yang kosong dan sama sekali tidak ada staf. Ini tentu tidak kita harapkan,” ujarnya.

Appi pun mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkup Pemkot Makassar agar memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing, serta meningkatkan kedisiplinan dan etos kerja.

“Staf harus datang ke kantor, tahu tupoksinya, tahu cara kerja, dan tahu apa yang harus dicapai dalam kinerjanya,” katanya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan etos kerja aparatur menjadi kunci utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal dan berkualitas bagi masyarakat Kota Makassar.

“Etos kerja harus semakin baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat benar-benar berjalan sebagaimana yang kita harapkan,” pungkas Appi.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news