Fadly Amran Resmikan Masjid Muttaqin, Perkuat Peran Masjid Lewat Program Smart Surau

11 hours ago 5

PADANG, KLIKPOSITIF — Wali Kota Padang Fadly Amran meresmikan revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berlokasi di Jalan Tanjung Indah No. 25, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (4/7/2026). Peresmian tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru bagi salah satu masjid yang memiliki sejarah panjang di kawasan itu, setelah melalui proses pembangunan ulang selama lima tahun hingga kini tampil lebih megah dan representatif.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, penekanan sirine, serta penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Padang. Momentum tersebut disambut antusias oleh ratusan jamaah dan masyarakat yang hadir menyaksikan selesainya pembangunan masjid yang selama ini dibangun melalui semangat gotong royong.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Barat Ganefri, tokoh masyarakat Sumatera Barat Duski Samad, para donatur pembangunan Masjid Muttaqin, pengurus masjid, serta tokoh masyarakat dan warga Kampung Lapai.

Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan revitalisasi Masjid Muttaqin. Menurutnya, berdirinya kembali rumah ibadah tersebut merupakan bukti nyata tingginya kepedulian masyarakat terhadap pembangunan sarana keagamaan sekaligus cerminan kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat Kota Padang.

Ia menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan sosial, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjadi pusat pembinaan karakter masyarakat.

“Masjid memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan beragama sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Semoga Masjid Muttaqin yang telah direvitalisasi ini dapat menjadi pusat syiar Islam dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” ujar Fadly.

Wali Kota juga menekankan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat fungsi masjid melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau. Program tersebut dirancang agar masjid mampu menjawab tantangan zaman dengan menghadirkan layanan pendidikan, pembinaan umat, hingga pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat.

Menurutnya, konsep Smart Surau bukan sekadar mempercantik bangunan fisik masjid, tetapi menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat yang produktif, edukatif, dan inklusif.

“Melalui Smart Surau, kami mendorong masjid tidak hanya aktif sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pembinaan umat, dan penguatan karakter masyarakat, khususnya generasi muda. Kami berharap Masjid Muttaqin Kampung Lapai dapat mengimplementasikan berbagai program Smart Surau, seperti Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, pendidikan MDTA/MDTW, serta penyediaan ruang belajar digital dan akses WiFi gratis,” katanya.

Fadly juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan. Menurutnya, keberadaan masjid akan semakin memberikan manfaat apabila diisi dengan aktivitas yang mampu membentuk karakter generasi muda sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

“Mari kita ramaikan masjid dengan kegiatan ibadah, pendidikan, dan berbagai aktivitas positif lainnya, sehingga benar-benar menjadi pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Selain mengapresiasi masyarakat, Fadly turut menyampaikan penghargaan kepada pengurus masjid, jamaah, serta seluruh donatur yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan kembali Masjid Muttaqin. Ia meyakini keberadaan masjid yang kini memiliki arsitektur lebih megah tersebut akan semakin memperkuat syiar Islam di Kota Padang sekaligus mendukung implementasi Program Smart Surau di tingkat kelurahan.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Muttaqin Kampung Lapai, Asril Kalis, mengungkapkan bahwa masjid tersebut memiliki sejarah panjang yang berawal dari Surau Lubuk Sirabaah yang telah berdiri sejak era 1960-an. Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan jamaah, surau tersebut kemudian berkembang menjadi masjid sekitar tahun 1980-an.

Memasuki dekade berikutnya, kapasitas bangunan dinilai tidak lagi memadai sehingga dilakukan rekonstruksi total pada 2020. Pembangunan berlangsung hingga 2025 tanpa menghentikan aktivitas ibadah jamaah.

“Asal-usul Masjid Muttaqin berawal dari Surau Lubuk Sirabaah yang telah berdiri sejak tahun 1960-an dan berkembang menjadi masjid sekitar tahun 1980-an. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, masjid ini direkonstruksi secara total sejak 2020 dan rampung pada 2025 tanpa mengganggu aktivitas ibadah jamaah,” jelas Asril.

Ia menambahkan, pembangunan kembali Masjid Muttaqin menghabiskan anggaran sekitar Rp4,5 miliar yang sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat dan para donatur. Kontribusi terbesar diberikan oleh Ibu Misna Nazar yang menyumbangkan sekitar Rp3,3 miliar untuk mendukung penyelesaian pembangunan masjid tersebut.

Asril menyebut keberhasilan revitalisasi Masjid Muttaqin menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat masih menjadi kekuatan utama dalam membangun fasilitas keagamaan. Dengan wajah baru yang lebih representatif, Masjid Muttaqin diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan warga Kampung Lapai, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan Islam, serta aktivitas sosial kemasyarakatan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat Kota Padang.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news