Fenomena Live TikTok Warnai Aksi Demo Pasca Pembakaran Gedung DPRD di Makassar

1 day ago 8
Fenomena Live TikTok Warnai Aksi Demo Pasca Pembakaran Gedung DPRD di MakassarIsra saat Live Tiktok (Dok: Sinta Kabar Makassar).

KabarMakassar.com – Aksi unjuk rasa yang berujung ricuh dan pembakaran Gedung DPRD Kota Makassar, Jumat (29/08) malam, menyisakan tidak hanya kerusakan, tetapi juga fenomena baru. Di tengah suasana mencekam, sejumlah peserta aksi dan warga justru sibuk melakukan siaran langsung melalui aplikasi TikTok.

Gedung DPRD Makassar di Jalan Andi Pangeran Pettarani ludes terbakar setelah dikuasai massa sejak sore. Seluruh kendaraan roda dua dan roda empat yang terparkir di area kantor ikut hangus, bersama isi ruangan gedung yang habis dilalap api. Puluhan mobil dan motor terlihat menjadi puing.

Pasca kejadian, ratusan warga mendatangi lokasi, sebagian mengambil onderdil mobil yang terbakar untuk dijual, sementara yang lain mengabadikan momen dengan kamera ponsel. Namun, yang paling menyita perhatian adalah maraknya siaran langsung di TikTok.

Dari pantauan KabarMakassar.com, banyak warga mengangkat ponsel mereka, menyorot kericuhan, lalu membaca komentar dari ribuan penonton yang menyaksikan secara real time. Beberapa di antaranya bahkan semakin berani maju ke barisan terdepan karena dorongan interaksi dari penonton.

Isra, pemilik akun TikTok @100TMS_Al_Isra_Cat100, mengaku melakukan live streaming sejak sore, pukul 15.00 WITA pada Jumat (29/08) kemarin, di depan Kampus UNM, hingga malam hari saat massa membakar Gedung DPRD Makassar.

“Saya live dari kemarin sore jam 3. Pas pindah ke DPRD Makassar, api di depan kantor DPRD Makassar besar, saya di depan situ live,” ujarnya sambil menunjuk posisi berdirinya, Sabtu (30/8).

Tidak berhenti di situ, Isra juga mengikuti pergerakan massa hingga ke Gedung DPRD Sulsel yang turut dibakar, dan sempat menuju ke arah Balai Kota Makassar sebelum situasi urung memanas.

“Saya ikut sampai DPRD Sulsel, hampir juga ke Balai Kota dini hari tapi batal karena katanya ada massa aksi susulan, jadi itu ditunggu,” tambahnya.

Isra mengaku membawa dua ponsel dan powerbank sebagai persiapan agar siaran langsungnya tidak terhenti. Selama live, tayangan Isra ditonton lebih dari 10 ribu orang, dan ia menerima banyak hadiah virtual (gift) dari penonton.

“Alhamdulillah, yang pasti bisa beli HP baru,” ucapnya singkat.

Fenomena serupa juga dilakukan Ahmad, warga lainnya yang datang ke lokasi setelah gedung terbakar. “Saya baru datang sekitar jam 8 pagi, langsung live. Banyak netizen penasaran dan bertanya di kolom komentar soal kondisi kantor DPRD Makassar,” ungkapnya.

Fenomena live TikTok di tengah aksi massa ini menambah wajah baru dalam dinamika demonstrasi di Kota Makassar. Bagi sebagian warga, kericuhan bukan hanya peristiwa, melainkan juga konten yang bisa ditonton, ditanggapi, bahkan menghasilkan keuntungan dari interaksi digital.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news