PAN Sulsel Tunda Musda 24 DPD untuk Bantu Bencana Sumatera

2 months ago 43
PAN Sulsel Tunda Musda 24 DPD untuk Bantu Bencana SumateraIlustrasi Bendera PAN, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Sulawesi Selatan memutuskan menunda pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di 24 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota.

Keputusan tersebut diambil untuk memusatkan perhatian dan energi kader pada upaya bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

Diketahui, Cuaca ekstrem pada Senin (24/11) dan Selasa (25/11) telah menyebabkan bencana di empat kabupaten di Sumatera Utara, yang meliputi Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Hingga kini, Pemerintah terus melakukan pemulihan pasca bencana.

Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Syamsuddin Karlos, menjelaskan penundaan Musda merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang meminta seluruh jajaran partai di Indonesia terlibat aktif dalam penanganan bencana.

“DPP menginstruksikan seluruh kader PAN untuk fokus membantu korban bencana di Sumatera. Karena itu, agenda Musda di daerah, termasuk Sulsel, ditunda sementara,” kata Syamsuddin Karlos, Senin (15/12).

Menurut Karlos, Musda serentak 24 DPD PAN se-Sulsel awalnya dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025. Namun, karena adanya arahan tersebut, pelaksanaan Musda harus dijadwal ulang.

“Rencananya Musda akan digelar pada Januari 2026,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Karlos, kader PAN di Sulawesi Selatan tengah melakukan penggalangan donasi sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban bencana. Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui struktur PAN di daerah terdampak agar dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Hasil donasi nantinya akan diserahkan ke pengurus PAN di wilayah bencana untuk disalurkan kepada korban,” jelasnya.

Karlos menegaskan bahwa meski Musda ditunda, roda organisasi PAN di tingkat kabupaten dan kota tetap berjalan normal. Ia memastikan tidak ada kekosongan jabatan, khususnya pada posisi ketua DPD, sehingga aktivitas kepartaian tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Kepengurusan di daerah masih lengkap dan berjalan normal,” ucapnya.

Selain Musda, DPW PAN Sulsel juga merencanakan pelantikan pengurus DPW pada Januari 2026. Namun, Karlos menyebut pelantikan tersebut bersifat seremonial karena struktur kepengurusan telah terbentuk dan menjalankan fungsi organisasi secara penuh.

“Kami berharap Ketua Umum PAN, Pak Zulkifli Hasan, bisa melantik langsung. Saat ini beliau masih disibukkan dengan berbagai agenda nasional. Tapi secara organisasi, PAN Sulsel sudah berjalan baik dan sesuai aturan,” terangnya.

Penundaan Musda ini, menurut PAN Sulsel, merupakan bentuk komitmen partai untuk mengedepankan kepentingan kemanusiaan di tengah agenda politik internal.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news