
KabarMakassar.com – Fraksi Partai NasDem DPR RI secara resmi mencopot Ahmad Sahroni dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi hukum.
Melalui keputusan internal, Sahroni dipindahkan menjadi anggota Komisi I DPR RI yang menangani bidang pertahanan, luar negeri, komunikasi, dan informatika.
Surat keputusan pergantian tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, pada Jumat (29/08), dan segera disampaikan kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Dalam waktu bersamaan, Fraksi NasDem menunjuk Rusdi Masse Mappasessukader senior partai sekaligus anggota DPR dari Sulawesi Selatan untuk mengisi posisi strategis sebagai Wakil Ketua Komisi III.
Keputusan ini diambil di tengah dinamika politik dan sosial yang sedang menghangat. Pada hari yang sama, ribuan massa buruh, mahasiswa, hingga pengemudi ojek online (ojol) turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi menyoroti berbagai kebijakan pemerintah.
Situasi ini membuat rotasi di tubuh Fraksi NasDem tak hanya dipandang sebagai langkah organisatoris, melainkan juga sarat pesan politik.
Ketua Fraksi NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar soal kursi, melainkan strategi partai untuk memperkuat kinerja legislasi, pengawasan, dan pelayanan kepada rakyat.
“Kami ingin setiap kader bekerja sesuai kapasitas terbaiknya untuk rakyat. Itulah semangat restorasi yang terus kami jalankan,” ujar Viktor dalam keterangan tertulis, dilansir dari CNBC, Sabtu (30/08).
Ia menambahkan, penempatan kader di alat kelengkapan dewan harus mencerminkan soliditas internal sekaligus menjawab tantangan kebangsaan.
“Dengan mengusung semangat restorasi, partai menekankan bahwa setiap kader ditempatkan bukan hanya berdasarkan kebutuhan internal, tetapi juga demi menjawab tantangan kebangsaan yang terus berkembang,” jelasnya.
Komisi III DPR RI sendiri dikenal sebagai salah satu komisi paling strategis, karena memiliki fungsi pengawasan terhadap institusi penegak hukum, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan Agung, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pergantian figur di kursi pimpinan komisi ini tentu menarik perhatian publik, mengingat Sahroni dikenal vokal dalam berbagai isu hukum dan pemberantasan korupsi.
Rotasi ini sekaligus mempertegas arah politik NasDem yang mengedepankan adaptasi dan responsivitas. Dengan menempatkan Rusdi Masse yang memiliki rekam jejak panjang di dunia politik dan organisasi Fraksi NasDem menargetkan penguatan agenda hukum yang lebih terarah, konsisten, dan sejalan dengan semangat restorasi Indonesia.
Meski dicopot dari pimpinan Komisi III, Ahmad Sahroni tetap akan melanjutkan kiprahnya di DPR RI melalui Komisi I. Posisi barunya akan membawanya berhadapan langsung dengan isu-isu strategis seputar pertahanan negara, hubungan internasional, serta dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.