Perolehan medali emas Indonesia di SEA Games 2025, (Dok: Ist).KabarMakassar.com — Kontingen Indonesia mencatatkan pencapaian gemilang di ajang SEA Games 2025 Thailand dengan mengamankan sembilan medali emas dalam satu hari, Senin (15/12).
Tambahan emas tersebut mengukuhkan Indonesia di peringkat kedua klasemen sementara perolehan medali.
Hingga Senin malam, Indonesia telah mengoleksi 52 medali emas, 65 perak, dan 64 perunggu, dengan total 181 medali. Capaian ini menjaga posisi Indonesia tetap kokoh di urutan kedua klasemen SEA Games 2025, di bawah tuan rumah Thailand.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengapresiasi kekompakan seluruh pemangku kepentingan olahraga yang hadir langsung memberi dukungan kepada para atlet Indonesia. Menurutnya, solidaritas dan kebersamaan menjadi kunci utama peningkatan prestasi di ajang multievent seperti SEA Games.
“Kalau mau berhasil, kita harus kompak, jangan jalan sendiri-sendiri. Sampai hari ini kita sudah meraih 52 emas, 65 perak, dan 64 perunggu. Ini hasil dari kerja bersama,” ujar Erick Thohir, dilansir dari laman resmi Kemenpora RI, Selasa (16/12).
Erick juga menyampaikan apresiasi kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Chef de Mission (CdM), serta para ketua umum cabang olahraga yang turun langsung mendampingi atlet di arena pertandingan.
“Saya merasakan kita di sini seperti keluarga. Semua saling mendukung, apalagi ketika pemimpin cabor hadir langsung di lapangan menemani atlet bertanding. Kalau kita kompak, prestasi akan terus meningkat,” kata Erick.
Diketahui, sembilan medali emas yang diraih Indonesia pada hari tersebut datang dari berbagai cabang olahraga. Di atletik, Abdul Hafiz menyumbangkan emas dari nomor lempar lembing putra. Dari cabang menembak praktis, Vincentius Djajadiningrat meraih emas pada nomor men’s production individual.
Emas lainnya datang dari Ayustina Delia Priatna pada nomor balap sepeda jalan raya individual time trial putri, serta pasangan M. Iqbal Raia Prabowo/Arista P. P. Darmoyo dari nomor 10 meter air pistol mixed team.
Cabang angkat besi kembali menjadi lumbung emas melalui Rizki Juniansyah di kelas 79 kilogram. Peraih emas Olimpiade 2024 tersebut tampil dominan dengan mencatat angkatan snatch 160 kg dan clean and jerk 205 kg, sekaligus memecahkan rekor dunia. Rizki juga memecahkan rekor total angkatan dengan catatan 365 kg, melampaui rekor sebelumnya 363 kg.
Empat emas lainnya dipersembahkan dari cabang wushu. Medali emas diraih oleh Samuel Marbun (men’s sanda 65 kg), Tharisa Dea Florentina (women’s sanda 56 kg), Patricia Geraldine (women’s changquan jianshu & quanshu), serta tim Ahmad Ghifari, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi pada nomor men’s duilian bare-handed.
Tambahan empat emas tersebut membuat Indonesia menutup perolehan medali wushu dengan lima emas, tiga perak, dan satu perunggu, melampaui target awal tiga emas. Dengan capaian itu, Indonesia memastikan diri sebagai juara umum cabang wushu, sekaligus mempertahankan prestasi yang diraih pada SEA Games 2023 Kamboja.
Selain sembilan emas, Indonesia juga menambah sembilan medali perak dan 11 medali perunggu pada hari yang sama, berdasarkan catatan resmi SEA Games 2025 hingga Selasa (16/12) pukul 00.05 WIB.
Dalam klasemen sementara, Thailand masih memimpin dengan 145 emas, 87 perak, dan 59 perunggu, total 291 medali. Di posisi ketiga terdapat Vietnam dengan 40 emas, 47 perak, dan 70 perunggu, disusul Singapura di peringkat keempat dengan 34 emas, 32 perak, dan 39 perunggu.


















































