Seorang Pria di Gowa Hilang Diduga Tenggelam Saat Menyeberangi Sungai

2 weeks ago 12
Seorang Pria di Gowa Hilang Diduga Tenggelam Saat Menyeberangi SungaiPencarian korban di Sungai Belapunraga hingga malam. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Seorang pria dilaporkan hilang dan diduga tenggelam saat menyeberangi Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa pada Minggu (11/1)

Hingga Senin (12/1) malam, korban belum ditemukan dan upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Korban diketahui bernama Andi (30). Ia dilaporkan hilang setelah tidak kembali muncul saat menyeberangi sungai sepulang dari kebun bersama seorang kerabatnya. Peristiwa tersebut terjadi di lokasi penyeberangan yang biasa digunakan warga setempat.

Informasi mengenai dugaan tenggelamnya korban pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar dari seorang pelapor bernama Tyas. Dalam laporan itu disebutkan bahwa kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA, ketika arus sungai dalam kondisi cukup deras.

Berdasarkan keterangan awal, korban menyeberangi sungai bersama saudaranya, Feri. Keduanya dalam perjalanan pulang dari kebun menuju rumah. Feri berhasil mencapai seberang lebih dulu, sementara korban diduga terseret arus saat berada di tengah sungai.

Setelah menunggu beberapa saat dan tidak melihat korban muncul, Feri kembali ke lokasi penyeberangan. Di area tersebut, ia menemukan sejumlah barang milik korban yang tertinggal, berupa topi, sepasang sandal, serta sepeda motor yang masih terparkir di tepi sungai. Temuan itu kemudian memperkuat dugaan bahwa korban mengalami kecelakaan saat menyeberang.

Keluarga korban bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri dengan menyusuri aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga siang hari, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kondisi arus sungai dan cuaca yang tidak stabil menjadi kendala dalam pencarian awal.

Atas situasi tersebut, pihak keluarga melaporkan kejadian itu secara resmi kepada Basarnas Makassar untuk mendapatkan bantuan pencarian. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi SAR, Senin (12/1).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa pencarian dilakukan dengan mengedepankan faktor keselamatan personel serta koordinasi lintas unsur.

“Begitu laporan kami terima, tim rescue langsung dikerahkan ke lokasi. Operasi SAR dilakukan bersama unsur terkait seperti BPBD, aparat setempat, dan masyarakat,” ujarnya pada Selasa (13/1)

Ia menjelaskan, kondisi medan sungai yang memiliki arus cukup kuat serta cuaca hujan menjadi perhatian utama selama proses pencarian. Oleh karena itu, seluruh personel di lapangan diminta tetap waspada dan mengikuti prosedur keselamatan.

“Kami fokus melakukan pencarian secara maksimal, namun tetap memperhatikan keamanan tim di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu,” kata Andi Sultan.

Dalam operasi pencarian ini, sejumlah unsur dilibatkan, antara lain Tim Rescue Basarnas Makassar, BPBD Kabupaten Gowa, Bhabinkamtibmas setempat, serta warga sekitar. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus dilanjutkan.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news