Survei IKM 2025 Ungkap Kinerja Pelayanan Pemkot Makassar di Angka 81,761

2 months ago 53
Survei IKM 2025 Ungkap Kinerja Pelayanan Pemkot Makassar di Angka 81,761Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras MD, saat Memaparkan Hasil Survei, (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakasaar.com — Hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kota Makassar Tahun 2025 mencatat nilai 81,761 dengan mutu pelayanan berada pada kategori baik.

Angka tersebut menunjukkan tren peningkatan kinerja pelayanan publik Pemerintah Kota Makassar dibandingkan hasil survei tahun 2022 yang berada di angka 80,470.

Hasil survei ini dipaparkan dalam Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras MD, di Refleksi Akhir Tahun Pemerintah Kota Makassar 2025 yang digelar di Hotel Novotel Makassar, Rabu (17/12).

“Nilai IKM 2025 Kota Makassar berada di angka 81,761. Ini kategori baik dan mengalami kenaikan 1,291 poin dibandingkan survei terakhir,” ujar Ras MD.

Survei IKM 2025 dilaksanakan melalui kerja sama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar dengan Parameter Publik Indonesia sebagai lembaga riset independen. Ras MD menegaskan BRIDA hanya berperan sebagai pengendali proses, bukan penentu hasil.

“BRIDA memastikan proses survei berjalan sesuai koridor. Nilai yang muncul sepenuhnya berasal dari persepsi publik,” tegasnya.

Survei dilakukan terhadap 3.566 responden yang merupakan pengguna layanan pada 110 unit pelayanan Pemkot Makassar, meliputi dinas, badan, bagian, kecamatan, hingga puskesmas. Proses pengumpulan data berlangsung sejak 13 Oktober hingga 8 Desember 2025.

Pengukuran kepuasan masyarakat dilakukan berdasarkan sembilan unsur pelayanan, yakni persyaratan layanan, sistem dan prosedur, waktu pelayanan, biaya atau tarif, produk layanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, sarana dan prasarana, serta penanganan pengaduan.

“Dari sembilan unsur tersebut, unsur biaya atau tarif menjadi satu-satunya yang masuk kategori sangat baik. Sementara unsur waktu pelayanan serta sarana dan prasarana masih perlu perhatian serius,” jelas Ras MD.

Pada urusan wajib pelayanan dasar, sejumlah unit pelayanan mencatat nilai sangat tinggi. Puskesmas Bara-Barayya memperoleh nilai 98,906, disusul Puskesmas Maccini Sawah dengan 96,685, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar.

“Nilainya hampir sempurna. Ini capaian yang patut diapresiasi,” kata Ras MD.

Untuk tingkat kecamatan, kategori sangat baik diraih Kecamatan Ujung Tanah dengan nilai 96,366, Kecamatan Tallo 92,280, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah dengan nilai 89,802. Sementara sejumlah kecamatan lainnya berada pada kategori baik, di antaranya Kecamatan Makassar, Wajo, Mariso, Kepulauan Sangkarrang, Mamajang, Ujung Pandang, Bontoala, Rappocini, dan Panakkukang.

Namun demikian, Ras MD mengingatkan adanya kecamatan yang masuk kategori kurang baik akibat sistem pelayanan yang belum optimal, seperti Kecamatan Biringkanaya, Tamalate, Manggala, dan Tamalanrea.

“Ini bukan soal individu camat, tetapi sistem pelayanan yang perlu segera dibenahi,” ujarnya.

Pada urusan wajib nonpelayanan dasar, kategori sangat baik diraih Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Sementara pada urusan pilihan daerah, tidak ada OPD yang mencapai kategori sangat baik. Dinas Pariwisata dan Dinas Perdagangan berada pada kategori baik, sedangkan Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian masuk kategori di bawah.

Ras MD menegaskan hasil survei IKM bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

“Ini bukan akhir, tetapi cermin agar pelayanan publik semakin responsif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news