(Foto : IST)KabarMakassar.com — Universitas Bosowa (Unibos) mengambil peran strategis dalam penguatan standar layanan kebahasaan nasional melalui partisipasinya pada Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2025 yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan (BBP Sulsel), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kamis (11/12) di Aula Sipakainga Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Sultan Alauddin Km 7, Kecamatan Tamalate, Makassar.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas institusi dalam merumuskan arah peningkatan mutu layanan bahasa Indonesia.
Universitas Bosowa diwakili oleh Pengelola Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra, Dr. Fatma, S.Pd., M.Pd. Kehadirannya menegaskan kontribusi akademik Unibos, khususnya dalam pembahasan Rancangan Standar Pelayanan UKBI yang menjadi salah satu fokus utama forum.
Forum Konsultasi Publik dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, Toha Machsum, dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan sebagai pengguna layanan BBP Sulsel. Balai Bahasa Sulsel sendiri memiliki berbagai layanan strategis, antara lain UKBI, Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), layanan penerjemahan, ahli bahasa ranah hukum, ahli bahasa peraturan perundang-undangan, serta layanan perpustakaan.
Melalui forum ini, BBP Sulsel menjaring masukan dan saran konstruktif dari para pengguna layanan sebagai dasar penyempurnaan standar pelayanan agar semakin optimal, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi dan lembaga, di antaranya Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Makassar, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Kepala Kepolisian Sektor Rappocini, Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Pengelola Layanan BIPA Universitas Muhammadiyah, Sekolah Bahasa Bolasugi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemerintah Kota Makassar, Andi Luha Alang, S.Sos., M.H., serta Ikatan Duta Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan.
Forum Konsultasi Publik ini ditutup dengan penandatanganan berita acara yang memuat berbagai saran dan rekomendasi dari para peserta sebagai landasan perbaikan dan penguatan mutu layanan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan ke depan.
Partisipasi Universitas Bosowa dalam forum tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan kebahasaan, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di tingkat regional maupun nasional.


















































