337 Pengurus KDMP Gowa Dibekali Fondasi Manajerial Hadapi Ekonomi Digital

1 day ago 11
337 Pengurus KDMP Gowa Dibekali Fondasi Manajerial Hadapi Ekonomi Digital Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat arah modernisasi ekonomi daerah melalui peningkatan kapasitas kelembagaan koperasi.

Komitmen ini ditegaskan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat menutup Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di BBPP Batangkaluku, Sabtu (29/11), yang diikuti 337 pengurus koperasi dari seluruh kecamatan.

Dalam keterangannya, Bupati Talenrang menegaskan bahwa koperasi harus memasuki fase baru: fase profesionalisasi kelembagaan. Menurutnya, koperasi tidak cukup hanya hidup secara administratif, melainkan wajib menjadi institusi ekonomi yang mampu membaca peluang, merumuskan strategi bisnis, dan melindungi kepentingan anggota secara berkelanjutan.

“Kita butuh koperasi yang bekerja dengan cara yang lebih terstruktur dan berbasis pengetahuan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pelatihan ini bukan seremonial rutinitas, melainkan upaya menyiapkan fondasi manajerial yang adaptif, akuntabel, dan siap menghadapi dinamika ekonomi digital. Bupati Talenrang menyebut Koperasi Merah Putih sebagai calon model tata kelola modern di Kabupaten Gowa.

“Ini tentang menyiapkan fondasi kelembagaan yang mampu bertahan dalam perubahan ekonomi yang cepat. Koperasi Merah Putih harus menjadi rujukan praktik kelembagaan yang sehat dan progresif di Gowa,” tegasnya.

Di hadapan ratusan peserta pelatihan, ia juga meminta agar seluruh ilmu yang diperoleh diterjemahkan langsung ke dalam praktik operasional. Ia menegaskan bahwa perubahan harus tampak nyata setelah pelatihan ini, terutama dalam transparansi dan inklusivitas tata kelola.

Dengan bertambahnya jumlah koperasi di wilayah Gowa, Pemkab menilai peningkatan kualitas pengurus dan sistem manajerial menjadi kebutuhan mendesak. Pemerintah berharap koperasi tidak hanya menjadi lembaga formal, tetapi instrumen yang berperan aktif memperkuat ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, Mahmuddin, juga menyoroti pentingnya kelembagaan yang kokoh untuk memperkuat UMKM. Ia menyebut koperasi sebagai simpul strategis yang menghubungkan pelaku usaha dengan pasar dan akses pembiayaan.

“Kelembagaan yang kuat menentukan kemampuan koperasi dalam menghubungkan UMKM dengan pasar dan akses pembiayaan,” jelasnya.

Mahmuddin menambahkan bahwa pendampingan lanjutan akan terus disiapkan Pemkab Gowa, termasuk fasilitasi legalitas usaha, peningkatan kompetensi pengurus, hingga integrasi koperasi dalam jejaring digital UMKM. Ia berharap Koperasi Merah Putih dapat memperluas layanan anggota sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di tengah kompetisi ekonomi yang semakin terbuka.

Penutupan pelatihan ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kamaruddin Samad, dan Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Isma.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news