Pengabdian Masyarakat, UNP Perkuat Peran Keluarga Berbasis Nilai Adat Minangkabau di Nagari Batu Basa

7 hours ago 8

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF – Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis Integrasi Program Studi dan Nagari (PIPN) Universitas Negeri Padang (UNP) dengan tema “Penguatan Keluarga Berbasis Nilai Adat Minangkabau dalam Membangun Generasi Muda untuk Pendidikan Berkelanjutan di Nagari Batu Basa” dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 di Nagari Batu Basa, Tanah Datar. Kegiatan ini menjadi upaya untuk memperkuat peran keluarga dalam pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda melalui penerapan nilai-nilai adat Minangkabau.

Kegiatan yang diketuai oleh Gusmira Wita, S.Pd.Gr., M.Pd., tersebut melibatkan tim dosen yang terdiri atas Prof. Dr. Delmira Syafrini, S.Sos., M.A., Prof. Dr. Erianjoni, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Ikhwan, M.Si., Dr. Nora Susilawati, S.Sos., M.Si., Ike Sylvia, S.IP., M.Si., Dr. Reno Fernandes, M.Pd., Junaidi, S.Pd., M.Pd., Dr. Desri Nora AN, M.Pd., Dr. Mira Hasti Hasmira, S.H., M.Si., dan Hanafi Saputra, M.A.

Kegiatan dikemas dalam bentuk workshop partisipatif yang melibatkan ibu-ibu di Nagari Batu Basa. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan di Kantor Wali Nagari Batu Basa yang dihadiri oleh perangkat nagari, Ketua KAN Datuak Tan Mangkudun, serta Ketua BPRN Alfiranda.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wali Nagari Batu Basa dan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Nagari Batu Basa. Program Studi Pendidikan Sosiologi diwakili oleh Ketua Program Studi, Prof. Dr. Delmira Syafrini, S.Sos., M.A., sedangkan pihak Nagari Batu Basa diwakili oleh Wali Nagari Batu Basa, Baiturrahmad Z, S.H.

Workshop kemudian diarahkan pada identifikasi berbagai persoalan yang dihadapi keluarga dalam mendidik anak. Setiap peserta diminta menuliskan permasalahan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengidentifikasi faktor penyebab dari persoalan tersebut.

Hasil identifikasi peserta kemudian dipetakan menggunakan media pohon masalah. Melalui metode ini, peserta dapat melihat keterkaitan antara akar persoalan, masalah utama, hingga dampak yang ditimbulkan terhadap perkembangan anak. Ibu-ibu peserta terlihat aktif menyampaikan pengalaman, menempelkan hasil identifikasi, serta menjelaskan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam mendampingi anak di lingkungan keluarga.

Materi kegiatan disampaikan oleh Hanafi Saputra, M.A., Gusmira Wita, S.Pd.Gr., Prof. Dr. Ikhwan, M.Si., Junaidi, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Desri Nora AN, M.Pd. Penyampaian materi dipadukan dengan diskusi dan aktivitas kelompok sehingga peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat dalam proses menemukan persoalan dan alternatif penyelesaiannya.

Pembahasan selanjutnya dilakukan melalui diskusi bersama. Para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman, pandangan, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam mendampingi anak di rumah. Diskusi diarahkan pada pencarian pola pengasuhan dan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai adat Minangkabau.

Suasana kegiatan semakin interaktif melalui dialog santai antara narasumber dan peserta. Pendekatan partisipatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya peran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak.

Melalui kegiatan PIPN ini, keluarga di Nagari Batu Basa diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai ruang pertama dalam pembentukan karakter, pewarisan nilai budaya, dan penguatan pendidikan berkelanjutan. Integrasi antara pendidikan keluarga dan nilai-nilai adat Minangkabau diharapkan turut mendukung terbentuknya generasi muda yang berkarakter, memiliki identitas budaya, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news