KLIKPOSITIF – Pemerintah tengah melakukan revitalisasi taman depan DPRD Bukittinggi, salah satu pembangunan yang masuk dalam konsep Integrated City Planning (ICP).
Taman Depan DPRD itu nantinya, akan menambah estetika wajah kota dan akan ditanami sejumlah tanaman hias yang cocok dengan lokasi dan iklim tropis Kota Bukittinggi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aldiasnur, menjelaskan, revitalisasi taman kota depan DPRD Bukittinggi, menjadi salah satu langkah awal untuk menambah estetika wajah kota.
Saat ini, proses pembangunan taman depan DPRD Bukittinggi itu tengah dilaksanakan, dengan penebangan pohon pinus yang ada di lokasi.
“Pembangunan yang masuk dalam konsep ICP ini, sudah mulai kita laksanakan. Tahapannya, membongkar dulu taman yang lama, termasuk pohon pinus yang ada di lokasi,” ungkapnya.
Secara umum, Aldiasnur menjelaskan, penebangan pohon pinus di lokasi setempat dilakukan untuk mendukung pekerjaan dengan hasil yang maksimal.
Pohon pinus yang ada, dinilai sudah cukup tua, memiliki akar yang sudah menyebar, bagian tengah dari batang pohon, sudah mengalami pembusukan, sehingga kondisinya cukup mengkhawatirkan.
“Penebangan pohon pinus itu memang harus kita lakukan. Karena dari segi usia, sudah cukup tua, akarnya sudah menyebar juga hingga ke jalan raya, bagian tengah dari batang pohon, ditambah lagi dengan buah pohon pinus, yang bisa membahayakan pengguna jalan. Kita tebang pohon itu sekarang, nanti kita ganti dengan tanaman hias yang lebih cocok dan mendukung estetika kota,” jelasnya.
Aldiasnur juga tidak menampik, sejumlah pekerjaan penebangan pohon, sudah mulai dilakukan Dinas Lingkungan Hidup beberapa bulan terakhir.
Hal ini dilakukan agar kondisi akar dari pohon sebelumnya tidak menyebar ke jalan dan trotoar, kemudian buah yang dihasilkan pun tidak membahayakan pengguna jalan.
“Penebangan pohon yang usianya sudah tua, juga kita lakukan di sejumlah titik. Tapi, setelah ditebang, kita ganti dengan pohon tabebuya, yang memiliki akar tunggang yang aman dan tidak merusak fondasi bangunan atau jalan di sekitarnya. Fungsinya tetap sebagai tanaman pelindung dan sebagai penambah estetika kota. Apalagi, empat kali dalam satu tahun, tabebuya ini akan berbunga, layaknya bunga sakura yang hidup di daerah dengan iklim tropis,” jelasnya.
Pohon Tua Sudah Tak Layak
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Hefrinal Lubis, menambahkan, pekerjaan revitalisasi Taman Depan DPRD Bukittinggi, dimulai sejak 20 Agustus 2026 hingga 27 November 2026 mendatang.
“Kita sudah mulai pekerjaan revitalisasi taman depan DPRD sejak 20 Agustus 2026 lalu. Pohon pohon tua yang ada di lokasi, kondisinya sudah tidak layak dan fungsi sebagai pohon pelindung tidak lagi maksimal. Sehingga nanti kita akan ganti dengan pohon Kamboja Fosil dan bunga bunga yang lebih menarik,” ungkapnya.
Hefrinal menekankan, pohon pinus yang ada saat ini, sudah semakin tua.
Bagian tengah dari batang pohon itu, sudah mengalami pembusukan, sehingga tidak layak untuk dipertahankan.
Dalam perencanaannya nanti, akan ada beberapa anak tangga, serta air mancur di Taman Depan DPRD itu.

7 hours ago
7


















































