Kaya Nutrisi, Ini Manfaat Kesehatan Terong bagi Tubuh

1 day ago 5

KabarMakassar.com — Terong umumnya diolah menjadi berbagai jenis hidangan makanan dan minuman. Tetapi, siapa sangka jika sayuran yang satu ini mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Menurut Alodokter yang merupakan mitra resmi bagi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sayuran yang berwarna ungu ini mengandung berbagai nutrisi yang amat bermanfaat dan bisa membantu melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.

Walau terong identik dengan warna ungu, sebenarnya terong memiliki berbagai jenis warna yang berbeda, seperti hijau, hitam, putih, serta jingga. Tetapi, jenis terong yang paling banyak dikenal serta sering dikonsumsi adalah terong yang berbentuk lonjong dengan warna ungu. Meskipun rasa terong cenderung sedikit pahit, namun tekstur dagingnya sangat lembut dan mudah diolah.

Terong kaya akan berbagai nutrisi yang penting bagi tubuh, seperti kalori, protein, karbohidrat, serat, dan lemak. Selain itu, sayuran tersebut juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang amat baik bagi kesehatan, di antaranya adalah asam folat, vitamin A, vitamin C, serta vitamin K.

Tidak hanya itu, terong juga mengandung kalium, kalsium, zat besi, serta magnesium, yang semuanya berperan penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Mengonsumsi terong secara rutin mampu memberikan manfaat seperti:

1. Cegah penyakit diabetes

Terong kaya akan kandungan serat serta polifenol yang berperan penting dalam menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Serat yang terdapat pada terong dapat membantu memperlambat proses penyerapan gula, yang bisa mengurangi lonjakan gula darah setelah makan. Selain itu, polifenol yang terkandung dalam terong juga memiliki kemampuan untuk mengurangi penyerapan gula dalam tubuh secara keseluruhan.

Tidak hanya itu, terong juga diketahui mampu meningkatkan kadar hormon insulin dalam darah. Peningkatan kadar insulin tersebut sangat penting untuk mengatur kadar gula darah, yang pada gilirannya bisa membantu mencegah atau mengurangi risiko terkena penyakit diabetes. Oleh sebab itu, terong dapat menjadi pilihan yang sangat baik dalam mendukung upaya pencegahan diabetes, terutama bagi mereka yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit ini.

2. Lancarkan sistem pencernaan

Kandungan serat yang ada didalam terong memiliki manfaat penting lainnya, yakni memperlancar sistem pencernaan. Serat dalam terong bekerja dengan cara mempercepat pergerakan makanan melalui saluran pencernaan, sehingga mampu mencegah terjadinya sembelit dan menjaga pencernaan tetap sehat.

Lebih dari itu, serat juga berperan dalam meningkatkan proses metabolisme tubuh. Dengan memperbaiki proses metabolisme, tubuh dapat menjadi lebih efisien dalam mengolah serta memanfaatkan energi dari makanan yang dikonsumsi.

Selain itu, serat dalam terong juga membantu meningkatkan penyerapan nutrisi yang terkandung dalam makanan, terkhususnya di bagian usus, sehingga tubuh bisa memperoleh lebih banyak manfaat dari setiap makanan yang dicerna.

3. Cegah penyakit kanker

Mengonsumsi terong secara teratur mampu berperan dalam mencegah perkembangan penyakit kanker. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan beberapa jenis antioksidan yang ada dalam terong, yang berfungsi untuk melawan sel-sel kanker yang berpotensi merusak tubuh.

Salah satu antioksidan yang ada pada terong ialah asam klorogenat, yang dikenal memiliki sifat perlindungan terhadap sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu terjadinya kanker.

Selain kemampuannya dalam mencegah kanker, asam klorogenat yang terkandung dalam terong juga diketahui memiliki sejumlah manfaat lain yang tak kalah penting. Senyawa tersebut terbukti memiliki efek antibakteri yang dapat membantu melawan berbagai jenis infeksi bakteri dalam tubuh.

Tidak hanya itu, asam klorogenat juga memiliki sifat antivirus, yang menjadikannya bermanfaat dalam melawan berbagai jenis virus yang bisa menyebabkan penyakit. Dengan demikian, konsumsi terong secara rutin dapat menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit.

4. Tekan risiko penyakit jantung

Kulit terong yang memiliki warna ungu dipercaya mengandung senyawa antioksidan yang disebut dengan nasunin. Salah satu manfaat utama dari senyawa nasunin ini adalah kemampuannya dalam mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Nasunin bekerja dengan cara melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang bisa memperburuk kondisi kesehatan jantung.

Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa antioksidan yang ada dalam terong, termasuk nasunin, juga memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Kolesterol jahat yang tinggi dalam darah mampu memicu penumpukan plak di arteri, yang pada akhirnya meningkatkan risiko terjadinya gangguan jantung. Dengan menurunnya kadar kolesterol jahat, maka kesehatan jantung bisa terjaga dengan lebih baik, sehingga risiko terkena penyakit jantung menjadi lebih rendah.

5. Pelihara kesehatan tulang

Kandungan mangan yang cukup tinggi dalam terong ternyata mempunyai manfaat yang amat baik untuk menjaga kesehatan tulang. Mangan memainkan peran penting dalam proses pembentukan tulang baru, serta berperan untuk memperkuat struktur tulang itu sendiri.

Senyawa tersebut mendukung aktivitas enzim yang diperlukan untuk sintesis kolagen serta komponen lainnya yang membentuk tulang, sehingga tulang bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Selain itu, mangan juga membantu meningkatkan kepadatan tulang, yang amat penting untuk menjaga kekuatan dan ketahanan tulang terhadap berbagai tekanan. Dengan kepadatan tulang yang lebih baik, maka risiko terjadinya gangguan tulang seperti osteoporosis dapat dikurangi secara signifikan.

Osteoporosis merupakan kondisi di mana tulang menjadi rapuh dan mudah patah, dan dengan mengonsumsi terong sebagai sumber mangan, anda bisa lebih terlindungi dari kondisi ini yang biasanya terjadi seiring bertambahnya usia.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news