SuperSUN PLN Hadirkan Listrik di Seko, Dorong Akses Digital dan Energi Merata

1 month ago 23

KabarMakassar.com — Kisah haru datang dari Sekolah Dasar Negeri 084 Amballong dan SDN 080 Turong, Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

Siswa-siswi bersuka cita atas penyalaan listrik pertama di sekolah mereka. Itu semua berkat PT PLN (Persero) yang menghadirkan energi berkeadilan yang dapat dinikmati oleh para murid.

Hadirnya inovasi SuperSUN, PT PLN (Persero) berhasil memberikan listrik bersih sekaligus menjadi tonggak sejarah penting untuk masyarakat Seko yang sekarang menikmati listrik.

Upaya PLN untuk menghadirkan listrik ke kedua sekolah tersebut bukanlah hal yang mudah. Petugas PLN harus menempuh jarak sejauh 471 kilometer selama 14 jam dari Kota Makassar ke Dusun Palandoang, Kabupaten Luwu Utara.

Dengan akses jalan yang sangat ekstrem, petugas PLN harus menggunakan motor yang dimodifikasi khusus untuk mencapai Kecamatan Seko dengan jarak tempuh 30 kilometer dan memakan waktu 10 jam melalui jurang, jalanan berlumpur, dan terjal.

Tetapi, tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat PLN dalam memobilisasi material SuperSUN, bahkan beberapa kali material dipikul untuk melewati jembatan sempit.

Kini, sekolah yang selama ini bergelut dengan keterbatasan telah memiliki akses listrik yang andal dan ramah lingkungan.

Bagi para guru dan murid, nyala listrik tersebut bukan sekadar penerangan, hal itu menjadi simbol harapan baru untuk belajar lebih lama, mengakses teknologi pendidikan, serta mengejar mimpi.

Bukan sekadar menyalakan lampu, kehadiran listrik ini menjadi simbol positif bagi pendidikan, membuka peluang baru bagi puluhan pelajar yang selama ini belajar dalam keterbatasan.

Diketahui, terobosan ini menjadi bagian dari program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang diinisiasi oleh pemerintah sekaligus menjadi bukti nyata komitmen PLN untuk mendukung pendidikan yang terang dan setara untuk seluruh anak bangsa.

SuperSUN adalah inovasi energi bersih dari PLN dengan wujud Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro yang terintegrasi dengan energy storage.

Hal tersebut merupakan solusi elektrifikasi karya anak bangsa yang menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan terang ke pelosok negeri, terutama di wilayah 3T.

Kepala Sekolah SDN 084 Amballong, Usman menyampaikan rasa gembira atas kehadiran listrik di sekolahnya.

“Terima kasih PLN. Kami sangat bersyukur, ini adalah hadiah besar untuk anak-anak kami. Semoga ini menjadi awal kemajuan pendidikan di daerah kami,” ucapnya berdasarkan keterangan yang diterima Senin (07/07).

Sebelumnya, kata Usman, ia tidak menyangka listrik PLN akan hadir di sekolahnya karena akses yang menantang.

Kini siswa akhirnya dapat belajar lebih leluasa dan bisa menggunakan peralatan elektronik untuk menunjang kegiatan pembelajaran berkat hadirnya listrik.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) Edyansyah mengatakan, jika kehadiran listrik yang bersumber dari energi bersih melalui program SuperSUN ini merupakan bagian dari misi besar PLN untuk menyediakan akses energi yang adil bagi seluruh rakyat.

“Penyalaan listrik di sekolah ini merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tukasnya.

“Yaitu revitalisasi sekolah di wilayah 3T, yang didorong oleh pemerintah melalui Kementerian ESDM bersama PLN, yakni dengan menghadirkan PLTS Individu Supersun PLN di SDN 084 Amballong dan SDN 080 Turong, Kecamatan Seko, harapan baru hadir bagi dunia pendidikan di kawasan terpencil tersebut,” sambungnya.

Lebih lanjut ia menyebut, jika SuperSUN merupakan wujud dari teknologi terbarukan, karya anak bangsa, yang menghadirkan listrik bersih dan andal di tempat-tempat yang selama ini sulit dijangkau.

Pemerintah bersama PLN tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak di Indonesia.

“Listrik bukan sekadar cahaya. Ia adalah jembatan menuju masa depan dan bisa menunjang dunia pendidikan. SuperSUN menjadi simbol bahwa pembangunan tidak boleh berhenti hanya di kota-kota besar,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa listrik telah mendorong aktivitas ekonomi baru serta mendukung aktivitas pendidikan.

Disamping itu, untuk turut mendukung program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran, PLN turut hadir dengan memastikan 358 sekolah dapat dialiri listrik.

“Dengan penyalaan listrik Supersun ini, anak-anak di sekolah kini bisa menikmati listrik, menggunakan perangkat digital, dan merasakan manfaat teknologi seperti sekolah-sekolah lain di perkotaan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, SuperSUN sendiri merupakan inovasi berbasis PLTS rooftop yang dipadukan dengan Battery Energy Storage System (BESS) serta smart meter berkapasitas 450 VA, 900 VA, hingga 1300 VA.

Sampai dengan bulan Mei 2025, sebanyak 1.226 unit SuperSUN telah terpasang dan membangkitkan ekonomi masyarakat di daerah 3T dalam wilayah kerja PLN UID Sulselrabar.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news