Banjir Masih Jadi Momok, Wali Kota Makassar Percepat Pengerukan Kanal

6 days ago 11

Beranda News Banjir Masih Jadi Momok, Wali Kota Makassar Percepat Pengerukan Kanal

25 Maret 202525 Maret 2025

Atensi Banjir, Appi Bertemu BBWS Pompengan Jeneberang Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat audiensi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberan (Dok : Ist).

banner 468x60

KabarMakassar.com – Banjir masih menjadi momok bagi warga Kota Makassar setiap musim hujan tiba. Menyadari urgensi penanganan masalah ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), menggelar pertemuan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang untuk merumuskan langkah strategis dalam mengatasi banjir yang kerap melanda kota.

Audiensi ini berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota pada Senin (24/03) dan melibatkan berbagai pihak terkait.

Pemprov Sulsel

Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Dr. Suryadarma Hasyim, menyoroti berbagai faktor yang memperburuk kondisi banjir di Makassar, termasuk masalah drainase yang tersumbat serta sedimentasi di kanal dan sungai.

Ia menegaskan bahwa penanganan banjir membutuhkan sinergi antara pemerintah kota, BBWS, serta stakeholder lainnya agar solusi yang diterapkan bisa efektif.

“Permasalahan banjir ini tidak bisa hanya ditangani secara parsial. Kita perlu kerja sama lintas sektor agar infrastruktur pengendalian banjir dapat berfungsi dengan optimal,” ujar Dr. Suryadarma.

Ia juga menyoroti keberadaan kabel bawah tanah yang menghambat aliran air di sistem drainase, sehingga memperparah genangan saat hujan deras melanda.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Munafri menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengerukan kanal serta perbaikan drainase di beberapa titik rawan banjir, seperti Jalan AP Pettarani, Jalan Urip Sumoharjo, dan Kecamatan Manggala.

Menurutnya, selain perbaikan infrastruktur, diperlukan juga pendekatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan agar drainase tidak semakin tersumbat.

“Kami ingin memastikan bahwa pengerukan kanal dan drainase dilakukan secara maksimal. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga penting agar mereka turut menjaga kebersihan lingkungan,” kata Munafri.

Sebagai langkah konkret, Munafri berencana menggelar pertemuan lanjutan setelah Lebaran dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemprov Sulsel, Kejati, dan BPK RI, guna memastikan program penanganan banjir berjalan sesuai regulasi.

Turut hadir dalam audiensi ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir; anggota Tim Transisi Kota Makassar, Prof. Dr. Batara Surya; serta para camat dari tiga kecamatan rawan banjir, yakni Rappocini, Tamalate, dan Manggala.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news