Kinerja Positif, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas Didorong Ekonomi dan Rute Baru

3 weeks ago 16
Kinerja Positif, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas Didorong Ekonomi dan Rute BaruPertumbuhan ekonomi 5,12 persen terefleksi pada arus peti kemas yang tumbuh lebih dari 6 persen (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo pada semester I 2025 mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 6 persen Year on Year (YoY) dengan total volume mencapai 9,3 juta TEUs.

Pertumbuhan tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,12 persen (YoY) sampai dengan Triwulan II tahun 2025.

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, mengatakan bahwa di tengah tantangan dan dinamika global yang terus berkembang, Pelindo tetap konsisten menjaga tren pertumbuhan kinerja operasional yang positif.

“Tren pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator dampak positif dari transformasi bisnis dan penguatan operasional pasca-merger Pelindo,” ucap Arif Suhartono, berdasarkan keterangan yan diterima Sabtu (09/08).

Sejalan dengan pertumbuhan arus bongkar muat yang dilayani, Pelindo terus melakukan upaya peningkatan keamanan dan keselamatan operasional.

“Kami menerapkan aturan batas ketinggian kendaraan dan instalasi jembatan timbang pada sejumlah pelabuhan, yang diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus logistik. Baik di dalam pelabuhan maupun wilayah sekitarnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, kebijakan tersebut sejalan dengan upaya program pemerintah menertibkan kendaraan kargo yang berlebih muatan dan berlebih dimensi angkut atau over dimension, over load (ODOL).

“Kinerja positif Semester I tahun 2025 ini membawa optimisme bahwa Pelindo dapat terus memperkuat kontribusinya bagi perekonomian Indonesia,” tuturnya.

Pertumbuhan arus peti kemas tersebut juga sejalan dengan aktivitas sektor pelayaran internasional yang kembali menggeliat.

Terutama pada rute-rute perdagangan strategis, seperti Indonesia–China, yang mulai tahun 2025 ini terdapat setidaknya tiga rute baru, yang dioperasikan oleh perusahaan pelayaran SITC, Haiyetong, dan Pacific International Lines.

Salah satunya dirasakan oleh Ocean Express Network (ONE), perusahaan pelayaran asal Jepang yang melayani beberapa rute pelabuhan ekspor-impor di Indonesia.

Presiden Direktur ONE Indonesia, Keishin Watanabe membeberkan terkait pencapaian pihaknya.

“Pada paruh pertama tahun ini (2025), pertumbuhan kami tercatat hingga 5 persen,” tukasnya.

Ia yakin untuk sejumlah rute tertentu, angka pertumbuhannya bahkan lebih tinggi. Salah satunya adalah jalur pelayaran antara Indonesia dengan China yang menurutnya mencatat lonjakan signifikan.

Peningkatan juga tercatat pada arus bongkar muat kendaraan yang menggunakan kapal Ro-Ro.

Pada semester I 2025, sekitar 831 ribu unit kendaraan telah berhasil dilayani atau meningkat 105 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news