
KabarMakassar.com — Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, kembali melakukan pengecekan terhadap kesiapan Pos Operasi Ketupat 2025 pasca perayaan Idul Fitri 1446 H pada Rabu (02/03) kemarin.
Dalam kunjungannya, Kapolrestabes Makassar di dampingi oleh PJU Polrestabes Makassar diantaranya Kabag Ops dan Kasi Propam mendatangi Pos Pengamanan di Jalan Pettarani, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Di lokasi tersebut, ia mengecek kesiapan personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, tenaga kesehatan (Nakes), serta instansi terkait lainnya. Selain itu, ia juga melakukan pemeriksaan terhadap buku mutasi guna memastikan kelancaran tugas dan tanggung jawab di pos pengamanan tersebut.
Kemudian, Kapolrestabes Makassar melanjutkan pengecekan di Pos Operasi Ketupat Terpadu yang berada di Perlimaan Bandara.
Di pos ini, beliau turut mengawasi kondisi arus balik pemudik serta kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang kembali ke Kota Makassar setelah mudik Lebaran.
Pengecekan ini, dikarenakan Kapolrestabes memastikan kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi potensi peningkatan arus balik serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif pasca perayaan Idul Fitri.
“Operasi Ketupat ini masih terus berjalan untuk memastikan kelancaran arus balik pasca Lebaran. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang kembali dari mudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Arya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (03/04).
Sebelumnya diberitakan, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar Operasi Ketupat 2025, yang akan berlangsung selama 14 hari mulai pada 26 Maret hingga 8 April 2025 mendatang. Operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Digelarnya Operasi Ketupat 2025 ini, setelah adanya rapat kerja (Rakor) Lintas Sektoral tahun 2025 oleh Polda Sulsel yang dipimpin Irjen Pol Yudhiawan saat masih menjabat sebagai Kapolda Sulsel, dan hadir juga sejumlah perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulsel, pada Kamis (13/03) kemarin.
Operasi Ketupat 2025 sendiri merupakan operasi kepolisian bersifat pemeliharaan keamanan yang mengedepankan tindakan preemtif dan preventif guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban selama mudik Lebaran.
Dalam Operasi Ketupat 2025 ini, sebanyak 4.727 personel telah disiapkan untuk mendukung kelancaran operasi ini. Dengan rincian personel yang terlibat meliputi 2.545 anggota Polri, 407 personel TNI, serta 1.775 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senpom, dan lainnya.
Selain itu, untuk mengoptimalkan pengamanan sebanyak 102 pos akan didirikan di berbagai lokasi strategis, yang terdiri dari 60 pos pengamanan, tujuh pos pelayanan, dan 25 pos terpadu.
Yudhiawan mengatakan keberadaan pos-pos ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun balik selama Lebaran.
“Melalui rapat koordinasi ini, kita berharap dapat menyamakan persepsi dan langkah-langkah strategis yang akan kita laksanakan, sehingga Operasi Ketupat 2025 dapat berjalan dengan sukses dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat,” kata Yudhiawan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/03).
Dengan adanya komitmen dan sinergi antara seluruh pihak terkait, Polda Sulsel berharap Operasi Ketupat 2025 dapat berjalan dengan lancar, memberikan perlindungan maksimal, serta memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat Sulsel dalam merayakan Idul Fitri.