
KabarMakassar.com — Setelah merayakan Idulfitri dengan masyarakat di daratan Kota Makassar, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kini bersiap melanjutkan silaturahmi dengan warga di pesisir dan kepulauan. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmennya untuk lebih dekat dengan masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah yang lebih sulit dijangkau.
Munafri, yang akrab disapa Appi, mengatakan bahwa setelah menggelar open house di Rumah Jabatan Wali Kota, ia telah menjadwalkan perjalanan ke Kepulauan Sangkarrang dalam waktu dekat. Safari Idul Fitri ini diharapkan menjadi momen bagi dirinya untuk bertemu langsung dengan warga serta menyerap aspirasi mereka.
“Kami jadwalkan dalam waktu dekat untuk silaturahmi dan menyapa warga masyarakat di pulau-pulau yang ada di Makassar. Apalagi ini masih dalam suasana Idul Fitri,” ungkap Munafri, Selasa (02/04) kemarin.
Kepulauan Sangkarrang merupakan salah satu kecamatan di Kota Makassar yang masuk dalam gugusan Kepulauan Spermonde di Sulawesi Selatan. Wilayah ini terdiri dari tiga kelurahan yang tersebar di pulau berbeda, yaitu Barrang Caddi, Barrang Lompo, dan Kodingareng.
Sebagai bagian dari Kota Makassar, wilayah kepulauan ini memiliki tantangan tersendiri dalam hal aksesibilitas dan pelayanan publik. Oleh karena itu, Munafri menegaskan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinannya memberikan perhatian serius terhadap masyarakat pesisir dan kepulauan.
“Kepulauan adalah bagian dari masyarakat kami, mereka juga turut berkontribusi dalam kemenangan kami saat pemilihan. Karena itu, sudah seharusnya kami memberikan perhatian khusus kepada mereka,” tegas Munafri.
Kunjungan ke Kepulauan Sangkarrang bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga untuk meninjau langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di berbagai sektor. Mulai dari infrastruktur, layanan kesehatan, hingga sektor perikanan yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pesisir.
Munafri menyadari bahwa akses terhadap layanan dasar masih menjadi tantangan bagi warga kepulauan. Oleh karena itu, ia ingin melihat langsung kondisi riil di lapangan agar kebijakan yang diambil nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
“Saat bulan puasa, kami belum sempat berkunjung ke sana karena keterbatasan waktu dan padatnya agenda. Sekarang, kami ingin melakukan safari ke pulau untuk menyapa warga dan melihat langsung kondisi mereka serta pembangunan yang akan dilakukan ke depan,” jelasnya.
Selain untuk mendengar aspirasi warga, Munafri berharap kunjungannya ke Kepulauan Sangkarrang juga dapat mempererat tali persaudaraan, baik antara pemerintah dan masyarakat maupun antarwarga di kepulauan dan daratan Makassar.
Menurutnya, Lebaran adalah momen yang tepat untuk memperkuat kebersamaan tanpa sekat geografis. Ia menegaskan bahwa pembangunan Kota Makassar harus mencakup semua wilayah, termasuk pesisir dan kepulauan.
“Momentum Idul Fitri ini tidak hanya tentang silaturahmi dengan masyarakat di daratan, tetapi juga dengan saudara-saudara kita di pesisir dan kepulauan. Saya akan mengunjungi tiga pulau dan bersalaman langsung dengan masyarakat di sana,” tambahnya.
Sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi besar, Kepulauan Sangkarrang perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Munafri berharap kunjungannya kali ini dapat menjadi langkah awal untuk merumuskan kebijakan yang lebih proaktif bagi masyarakat kepulauan.
Dengan perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, dan penguatan sektor perikanan, ia optimis bahwa kesejahteraan warga di kepulauan dapat semakin meningkat.
“Kami ingin mendengar langsung dari warga apa yang mereka butuhkan. Karena itu, kunjungan ini bukan hanya sekadar simbolis, tetapi juga langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Makassar,” tutupnya.