
KabarMakassar.com — Kota Makassar menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai NasDem yang resmi dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, di Hotel Claro, Jumat (08/08).
Gelaran berskala nasional ini tak hanya menjadi momentum konsolidasi politik internal, tapi juga menyedot aktivitas ekonomi kota, terutama di sektor perhotelan.
Ketua Panitia Rakernas, Rusdi Masse (RMS), dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 5.000 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia. Mereka terdiri dari unsur DPD, DPW, anggota Fraksi DPR RI, Fraksi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, hingga kepala daerah usungan NasDem.
“Yang hadir ada 3.924 peserta dari DPW dan DPD seluruh Indonesia, ditambah anggota fraksi-fraksi NasDem se-Indonesia. Total kurang lebih 5.000 peserta hadir di kota Makassar,” ungkap RMS dalam sambutannya.
Besarnya jumlah peserta membuat kebutuhan akomodasi pun meningkat tajam. Tercatat, panitia menggunakan 18 hotel di Kota Makassar dan menyerap 3.721 kamar hotel selama pelaksanaan Rakernas. Ini menjadi salah satu gelaran partai politik terbesar yang pernah digelar di Sulawesi Selatan dari segi okupansi hotel.
“Sebanyak 3.721 kamar kami gunakan untuk menampung seluruh peserta. Ini sekaligus membuktikan kesiapan infrastruktur Kota Makassar dan kemampuan DPW Sulsel sebagai penyelenggara,” ujar Ketua DPW NasDem Sulsel dan anggota DPR RI itu.
Pemanfaatan ribuan kamar hotel ini dipandang memberi dampak positif bagi sektor perhotelan, transportasi, serta UMKM di sekitarnya. Ribuan peserta yang hadir dipastikan memberikan multiplier effect terhadap ekonomi lokal selama beberapa hari ke depan.
Rusdi Masse menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan Ketua Umum Surya Paloh yang menunjuk Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah Rakernas pertama ini. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan kader dari pusat hingga daerah yang hadir dan mendukung kelancaran kegiatan.
“Alhamdulillah, ini adalah persembahan dari DPW NasDem Sulsel. Kami merasa bangga, dan akan memanfaatkan kepercayaan ini dengan maksimal. Terima kasih kepada semua yang telah hadir. Jika ada kekurangan dalam penyambutan kami di Sulsel, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” tutupnya.
Rakernas I Partai NasDem ini menjadi ajang penting bagi partai untuk menyusun arah strategis ke depan pasca-Pilpres 2024. Namun di luar aspek politik, fakta penyelenggaraan ini juga mempertegas posisi Makassar sebagai salah satu kota tujuan utama dalam penyelenggaraan agenda nasional yang membutuhkan kesiapan logistik dan akomodasi berskala besar.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar mencatat lonjakan aktivitas ekonomi di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), seiring dengan kedatangan sekitar 6.000 peserta Rakernas dari seluruh Indonesia.
Momen jamuan kader Nasdem di Rakernas yang dikemas dalam Gala Dinner di Anjungan Pantai Losari dihadiri langsung Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, bersama jajaran DPP dan DPW dari seluruh provinsi.
Dalam suasana penuh kehangatan dan pencahayaan megah, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) menyambut para tamu dengan optimisme terhadap dampak ekonomi yang ditimbulkan.
“Kehadiran ribuan kader NasDem telah menggerakkan kembali roda ekonomi kota. Hotel-hotel penuh, rumah makan ramai, pelaku UMKM pun merasakan manfaat secara langsung. Ini bukan hanya acara politik, tapi stimulan ekonomi,” ujar Appi, Kamis (07/08) malam.
Menurut data sementara yang dihimpun Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi dan UKM Makassar, okupansi hotel di pusat kota dan sekitar lokasi acara mencapai 100% sejak dua hari sebelum pembukaan Rakernas.
Restoran, warung makan, hingga kafe mengalami lonjakan transaksi harian hingga dua kali lipat. Sektor transportasi lokal pun ikut terdongkrak dengan tingginya permintaan jasa travel, ojek daring, dan penyewaan kendaraan.
Appi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar tidak hanya menjadi tuan rumah dalam seremoni, tetapi juga menjadikan Rakernas ini sebagai peluang strategis untuk menampilkan kekuatan ekonomi lokal.
Sejumlah UMKM binaan pemerintah diberi ruang khusus di area acara untuk memasarkan produk kuliner, kerajinan, dan suvenir khas Makassar kepada para peserta Rakernas.
“Pemkot Makassar membuka seluas-luasnya partisipasi pelaku usaha lokal dalam setiap event berskala nasional. Kami tidak ingin sekadar jadi tuan rumah seremoni, tapi menjadi penggerak manfaat ekonomi nyata,” tambahnya.