KabarMakassar.com — Sedekah merupakan kesempatan bagi seorang Muslim untuk melakukan amal kebaikan, yang terbuka lebar bagi siapa saja untuk ikut serta.
Setiap individu memiliki peluang untuk berpartisipasi dalam amal sedekah, yang tak terbatas hanya pada kalangan tertentu, melainkan bisa dilakukan oleh siapa saja yang ingin berbagi.
Selain itu, sedekah juga berfungsi dalam mempererat tali persaudaraan antar sesama, yang didasari oleh rasa empati, kasih sayang, juga rasa saling mendukung.
Hubungan yang tercipta melalui sedekah bukan hanya sekadar interaksi sosial, tetapi juga sebuah ikatan batin yang dilandaskan dengan penuh keikhlasan.
Memberikan bantuan kepada orang lain dalam bentuk sedekah terkhususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah, mampu menjadi sumber kebahagiaan yang mendalam, karena seorang Muslim akan merasa sangat bahagia ketika mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain.
Dengan beramal, seorang Muslim merasa hidupnya lebih bermakna karena mampu menyebarkan kebahagiaan serta kebaikan kepada sesama.
Disebutkan dalam salah satu ayat Al-Quran yang berbunyi:
“Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 271)
Memberi sedekah tidak terbatas hanya pada pemberian harta atau benda saja. Berbagai bentuk kebaikan yang tidak melibatkan materi juga bisa dikategorikan sebagai sedekah. Misalnya, menolong orang lain dengan memberikan tenaga atau pemikiran untuk membantu menyelesaikan masalah mereka, juga merupakan sedekah yang amat bernilai.
Selain itu, memberikan nafkah kepada keluarga, termasuk istri, juga termasuk dalam kategori sedekah yang amat dianjurkan. Bahkan, tindakan sederhana seperti menyingkirkan batu, duri, hingga kerikil-kerikil yang ada di tengah jalan, yang dapat membahayakan orang lain, juga bisa dianggap sebagai bentuk sedekah.
Semua perbuatan baik tersebut memiliki nilai yang sama dalam ajaran agama, walau tidak selalu melibatkan uang atau benda materi. Dilansir dari Baznas, berikut sejumlah keutamaan sedekah.
1. Menjadi naungan di hari kiamat
Nantinya di Padang Mahsyar, setiap orang akan menunggu giliran untuk diadili berdasarkan timbangan amal baik serta buruk mereka. Dapat dibayangkan betapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menunggu, serta betapa panasnya terik matahari yang begitu dekat dengan kepala.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa yang akan menjadi naungan bagi umat manusia pada hari kiamat nanti merupakan amal sedekah yang mereka lakukan.
“Naungan orang beriman di hari Kiamat adalah sedekahnya.” (HR Ahmad).
2. Sedekah mampu menjauhkan diri dari api neraka
Sedekah tidak hanya berfungsi untuk menghapus dosa-dosa, namun juga sebagai sarana untuk melindungi diri kita dari api neraka. Dengan memberikan sedekah, maka kita memperoleh pahala yang berlipat ganda, sekaligus dosa-dosa kita dihapuskan.
Oleh sebab itu, melalui amalan sedekah tersebut, kita mampu menjauhkan diri dari ancaman neraka jahanam, karena Allah SWT berjanji untuk memberikan perlindungan kepada hamba-Nya yang ikhlas dalam bersedekah. Dengan begitu, sedekah menjadi salah satu jalan yang mampu mengantar kita untuk mendapatkan keselamatan di akhirat.
Hal ini sebagai sabda Rasulullah SAW,
“Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma.” (Muttafaqun ‘alaih)
3. Media penghapus dosa
Sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang tidak terlepas dari dosa, umat Islam senantiasa diberikan berbagai kemudahan dan keistimewaan oleh-Nya untuk memperoleh kesempatan bertaubat serta membersihkan diri dari segala kesalahan.
Allah SWT memberikan berbagai cara yang diridhai-Nya untuk menghapus dosa-dosa umat-Nya, salah satunya ialah dengan melaksanakan amalan sedekah. Dengan bersedekah, maka seorang Muslim bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT, membersihkan hatinya, juga menghapus dosa-dosanya, sebagai bentuk penyesalan serta usaha untuk memperbaiki diri di jalan-Nya.
Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi).
4. Melipatgandakan pahala
Allah SWT sudah berjanji untuk memberikan pahala yang amat berlipat ganda kepada setiap orang yang bersedekah dengan niat yang tulus serta ikhlas. Mereka yang melaksanakan sedekah semata-mata karena menginginkan ridho dan keridhaan Allah SWT, tanpa mengharapkan pujian atau imbalan dari manusia, akan menerima balasan yang jauh lebih besar dari apa yang mereka berikan.
Pahala yang diberikan oleh Allah SWT tak hanya melimpah, namun juga penuh dengan keberkahan yang akan terus mengalir bagi orang-orang yang ikhlas dalam beramal.
Sebagaimana yang telah disebutkan dalam Al-Quran yang berbunyi:
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al Hadid: 18)
5. Memanjangkan usia dan mencegah kematian buruk
Yang dimaksud dengan memanjangkan usia di sini yakni bahwa amal kebaikan yang dilakukan oleh orang yang bersedekah akan terus dikenang serta memberikan manfaat meskipun dia sudah meninggal dunia.
Sedekah yang dilakukan dengan ikhlas akan memberikan dampak yang positif, serta pahalanya akan terus mengalir bahkan setelah orang tersebut tiada, melebihi panjangnya umur di dunia.
Selain itu, dengan bersedekah, seseorang juga dijauhkan dari kematian yang buruk atau tidak baik, karena Allah SWT melindungi hamba-Nya yang berbuat baik. Hal tersebut juga ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW yang menjelaskan pentingnya sedekah dalam membawa keberkahan hidup dan keselamatan di akhirat.
Hal tersebut seperti yang disebutkan dalam sabda Rasulullah SAW.
“Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk, Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri.” (HR. Thabrani).