Beranda News Tersandung Kasus Korupsi, Eks Direktur RSUD Jeneponto dan 2 Rekannya Ditangkap Polisi

KabarMakassar.com — Tim Unit 3 Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan menangkap eks Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang Jeneponto, dr Iswan Sanabi.
Selain Iswan, polisi juga menangkap mantan Bendahara RSUD Lanto, Kaharuddin alias Oca, serta staf bendahara, Andreas.
Ketiga tersangka ditangkap atas dugaan kasus korupsi penyalahgunaan hasil pungutan pajak penghasilan (PPh21) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Mereka juga diduga terlibat dalam kasus korupsi penerimaan jasa klaim BPJS di RSUD Lanto Daeng Pasewang pada tahun 2017 dan 2018.
Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, membenarkan kabar penangkapan tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (21/02).
“Informasi staf rumah sakit kemarin ada katanya, satu mantan direktur yang dua lagi bendahara dan gak tau apanya itu,” jelas AKBP Widi Setiawan melalui telepon.
Berdasarkan informasi yang diterima, Tiga orang itu ditangkap polisi pada Senin (17/02) karena diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi.
Hanya saja, Kapolres Jeneponto belum bisa memberikan keterangan lebih rinci karena sibuk.
“Sebentar, saya lagi baksos (bakti sosial) di Kelurahan Tolo’ Selatan,” ucapnya.
Informasi yang beredar, tiga orang ini dijemput paksa polisi di kediamannya masing-masing pada Senin pagi. Mereka ditangkap lantaran diduga tidak kooperatif saat ingin diperiksa.
Diketahui, mantan direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang baru-baru ini sudah pensiun usai menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jeneponto.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, serta Dirreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Dedi Supriyadi, belum memberikan tanggapan terkait penangkapan ini.